Virtual Halal Bi Halal Idul Fitri 1441 H Lingkup Puslitbang Perkebunan

Aktifitas Puslitbangbun Highlight

AKTIVITAS PUSLITBANGBUN – Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (Puslitbang Perkebunan) mengundang seluruh Kepala Balai, para Eselon III dan IV, Prof (Riset), para peneliti dan seluruh karyawan/ti staf Puslitbang Perkebunan, Balittro, Balittri, Balittas, dan Balit Palma untuk menghadiri acara virtual Halal Bihalal dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Fitri 1441 H pada Rabu (27/5/20). Acara ini dipandu oleh MC Rismayani, SP. dari Balittro.

Ketua Panitia Halal Bi Halal Dr. Rustan Massina (Kepala Bidang Program dan Evaluasi) melaporkan acara Virtual Halal Bihalal. Rustan mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H dan mohon maaf lahir dan bathin kepada Kepala Pusat dan seluruh peserta yang mengikuti virtual Halal Bi Halal. Dia mengatakan bahwa baru pertama kali pelaksanaaan Halal bi Halal dilakukan secara virtual/tidak bisa bertatap muka secara langsung, namun kita masih bisa silaturahmi saling bermaaf-maafan secara virtual.

Rustan juga melaporkan terkait Surat Edaran (SE) dari Balitbangtan mengenai sumbangan dampak wabah Covid-19 yang dikordinir oleh KORPRI Kementerian Pertanian, Puslitbang Perkebunan telah melaksanakan dua periode yaitu bulan April dan Mei 2020. Sumbangan ini dibagikan kepada golongan 1, tenaga kontrak, dan warga sekitar yang terkena dampak Covid 19. Rustan menyampaikan keprihatinannya atas penghematan anggaran yang dilaksanakan oleh Kementerian Pertanian dalam Rapat Kerja dengan KOMISI IV DPR RI, sehingga anggaran Puslitbang Perkebunan beserta Unit Pelaksana Teknis dibawahnya mengalami dua kali revisi penghematan untuk mendukung penanggulangan wabah Covid 19. Dampak penghematan ini antara lain dengan merumahkan sebagian tenaga harian lepas (THL), ucap Rustan.

Kepala Puslitbang Perkebunan Ir. Syafaruddin, Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan bahwa ini merupakan pengalaman yang luar biasa selama 30 tahun, baru pertama kali diadakan virtual HBH di lingkup Puslitbang Perkebunan. Hikmah yang dapat diambil diantaranya; banyak peserta yang mengikuti acara-acara webinar pada saat WFH/WFO sebagai tambahan ilmu pengetahuan dan menjalin silaturahmi. Puslitbang Perkebunan bersama empat (4) Balainya yaitu; Balittro, Balittri, Balittas, dan Balit Palma harus selalu semangat untuk berkontribusi bagi kemajuan negeri.

Lebih lanjut Syafaruddin dalam sambutannya mengatakan Balittro sangat blessing menjadi primadona karena dalam waktu 2 bulan sudah mengeluarkan 3 hak paten Ekaliptus, biasanya perlu waktu minimal 9 bulan untuk mengurus 1 paten. Balittro harus tetap maju, karena inovasi diawali dengan ketidaksempurnaan. Produk-produk yang dihasilkan oleh Balittro bersama Puslitbang Perkebunan, pada tanggal 28 Mei 2020 akan berkolaborasi dengan Kobayashi Jepang, serta menjalin kerjasama yang sinergi antara Balittro, Balitvet, dan BB Litbang Pasca Panen.

Syafaruddin berharap keberhasilan Balittro dapat menjadi semangat bagi 3 Balai lain memacu produktifitasnya. Saat Syafaruddin sebagai Kepala Balittri, pernah menjadi acuan dalam perbenihan dan selama 3 tahun berturut-turut, menjadi destinasi kunjungan dan tempat belajar peserta Diklatpim yang dilaksanakan PPMKP Ciawi, serta sebagai standar nasional acuan berbagai acara, artinya Balittri sudah menjadi standar oleh karenanya Kepala Balittri yang sekarang harus tetap semangat. Balit Palma tetap berkontribusi dengan berbagai produknya seperti minyak VCO yang bermanfaat untuk kesehatan dan harus selalu menyiapkan benih-benih kelapa unggul yang akan dibagikan oleh Bapak Menteri Pertanian dalam jangka waktu dekat ini, yang rencananya akan dibagikan oleg Presiden RI. Balittas juga menjadi acuan pengembangan beberapa varietas tebu dan harus selalu semangat untuk mendorong pembangunan pertanian, imbuh Syafaruddin.

Syafaruddin juga menyampaikan bahwa Kepala Balitbangtan sedang memperjuangkan anggaran kinerja penelitian kepada Bapak Menteri Pertanian RI untuk keserasian antara output yang ditargetkan dengan penghematan anggaran. Kita jangan khawatir apabila target penelitian tidak tercapai, tapi kita harus tetap semangat dan optimis. Puslitbang Perkebunan akan laporkan output yang sudah tercapai dari bulan Januari-Maret 2020 dan target ouput kegiatan setelah penghematan bulan April-Desember 2020. Syafaruddin berharap agar menciptakan suasana yang harmonis, berpikiran positif sehingga menciptakan suasana yang bahagia di lingkup Puslitbang Perkebunan.

Acara HBH virtual lingkup Puslitbang Perkebunan ini juga diisi dengan Tausiyah oleh Dr. Samsudin (peneliti madya dari Balittri) dengan topik “hikmah dibalik wabah Covid 19 dan penghematan anggaran”. Dalam Tausiyahnya Samsudin meyampaikan bahwa manusia tidak ada apa-apanya, semua adalah kekuasaan Allah SWT, semua teknologi canggih apapun terkalahkan oleh makhluk yang sangat kecil yaitu Covid 19 dan semua ini sudah disampaikan di dalam Al-Qur’an bahwa virus ini diciptaklan oleh Allah SWT untuk peringatan atas kesombongan manusia.

Manusia sedang diuji dan semua ujian datangnya dari Allah, dari ujian tersebut kita diajarkan untuk bersabar, agar lebih baik lagi. Kesabaran itu dicerminkan dengan cara bersyukur dan mengambil hikmah atas semua cobaan-Nya. Syukur artinya terima kasih kepada Allah SWT, Tuhan Sang Pencipta, dan kita akan kembali kepada-Nya. Setelah meninggal dunia hanya tiga yang kita bawa yaitu: Shodakoh/ amalan jariah, Ilmu yang bermanfaat dan doa anak yang soleh (baik anak kandung, anak angkat, atau anak didik kita). Maka kita harus bertakwa terus menerus dengan istiqomah, agar kita mendapatkan Sorganya Allah SWT. Ada 3 golongan orang yang masuk yaitu orang yang berinfaq di jalan Allah, orang yang mampu menahan amarahnya, dan orang yang memaafkan orang lain, ucap Samsudin. (Tim Web)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *