Varietas Unggul Kunyit Curdonia 1 Toleran Naungan

Artikel Rempah Berita Perkebunan

WARTA PERKEBUNAN – Dalam rangka  mendukung program nasional pemerintah  untuk peningkatan nilai tambah, daya saing dan ekspor produk pertanian, khususnya pengembangan industri hilir biofarmaka, adanya varietas unggul tanaman biofarmaka sangat diperlukan. Varietas unggul tanaman obat/biofarmaka masih sedikit yang telah dilepas dan beredar di masyarakat.

Penggunaan varietas untuk pasokan bahan baku akan menjamin mutu bahan baku yang baik. Areal pertanaman kunyit di tingkat petani umumnya ditanam di bawah naungan, sehingga diperlukan varietas unggul kunyit yang adaptif pada kondisi tersebut.

Hasil uji adaptasi delapan nomor harapan kunyit toleran naungan di sentra pengembangan di Jawa Tengah selama dua kali musim tanam telah menghasilkan satu varietas unggul kunyit toleran naungan dengan keunggulan kandungan bahan aktif kurkumin (7,05%).

Selain itu varietas ini juga memiliki kadar minyak atsiri di atas standar SNI yaitu 4,77% dan toleran terhadap serangan bercak daun. Varietas unggul ini memiliki adaptasi yang luas dan berpeluang dikembangkan pada kondisi di bawah naungan serta memenuhi standar industri obat untuk produksi bahan aktif kurkumin.

Varietas unggul Curdonia 1 memiliki keunggulan produksi rim-pang/rumpun 148,5 – 377,7 g, kandungan kurkumin 6,37 – 7,73%, minyak atsiri 4,03 – 5,51% dan toleran bercak daun. Varietas unggul ini cocok dikembangkan sebagai bahan baku obat dan industri farmasi.

Varietas unggul kunyit ini cocok dikembangkan pada dataran menengah dengan  ketinggian tempat 450 m dpl. Tingkat naungan yang diperlukan sekitar 30% dengan jenis tanaman keras seperti jati, sengon dan tanaman perkebunan lainnya.

Gambar. Kunyit Curdonia 1 : a) bunga,  b) karakteristik daun, c) karakteristik rimpang dan d) karakteristik daging rimpang.

Selengkapnya perkebunan_Warta-Litbangtri-20-11.pdf

Info terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *