Tindak Lanjut Kerja Sama Puslitbangbun, Faperta UNTIDAR Sosialisasikan Persiapan Magang Program MBKM 2021

Aktifitas Puslitbangbun Highlight

AKTIVITAS PUSLITBANGBUN – Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (Puslitbang Perkebunan) dan Universitas Tidar Magelang (UNTIDAR) telah ditandatangani pada 29 September 2020 lalu. Sebagai tindak lanjut, UNTIDAR sudah mengirimkan empat orang mahasiswanya untuk mengikuti Praktek Kerja Lapang (PKL) di Puslitbang Perkebunan pada semester I 2021.

Tidak berhenti sampai di situ, UNTIDAR kembali menindaklanjuti kerja sama ini dengan mengadakan Sosialisasi dan Persiapan Magang Merdeka Belajar: Kampus Merdeka (MBKM), Senin, 15 Maret 2021, di mana program Kemendikbud tersebut mengakomodasi hak mahasiswa untuk belajar selama tiga semester di luar program studi.

Acara dilaksanakan via daring melalui Zoom dan dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Akademik UNTIDAR, Dr. Ir. Noor Farid, M.Si.; Dekan Fakultas Pertanian, Ir. Usman Siswanto, M.Sc., Ph.D; Koordinator Substansi Kerja Sama dan Pendayagunaan Hasil Penelitian (KSPHP), Dr. Tedy Dirhamsyah, S.P., M.A.B.; Sub Koordinator Substansi Kerja Sama, Dr. Saefudin, S.P., M.Si; serta mahasiswa UNTIDAR.

Sebelum memasuki inti acara, Noor Farid memberikan sambutan dan apresiasinya kepada Puslitbang Perkebunan yang bersedia berkolaborasi dengan UNTIDAR. Menurutnya, kolaborasi ini sangat penting karena dapat meningkatkan pengetahuan para mahasiswa dan dosen tentang teknologi dan perkembangan komoditas perkebunan.Tidak hanya itu, kegiatan magang diharapkan mampu meningkatkan kapasitas mahasiswa baik secara akademis dan teknis.

Apresiasi juga datang dari Puslitbang Perkebunan terhadap UNTIDAR yang aktif menindaklanjuti kerja sama ini. Hal itu disampaikan oleh Tedy, mewakili Kepala Puslitbang Perkebunan, Ir. Syafaruddin, Ph.D, yang berhalangan hadir. Puslitbang Perkebunan sangat terbuka dan menyambut baik siapa pun yang ingin bekerja sama untuk menyukseskan MBKM. Dengan empat Balai Penelitian yang ada, mahasiswa diharapkan mampu mengaktualisasikan keilmuan dengan memanfaatkan sarana dan prasarana yang ada dengan bimbingan peneliti-peneliti handal.

“Magang dan riset tidak hanya bisa dilakukan di Bogor (Puslitbang Perkebunan dan Balittro) dan Sukabumi (Balittri), tapi juga di daerah lain,” ujar Tedy. Mahasiswa dipersilakan magang di Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat (Balittas) Malang atau Balai Penelitian Tanaman Palma (Balit Palma) Manado jika tertarik dengan komoditas yang ada di sana. Tidak hanya magang dan riset, Puslitbang Perkebunan pun terbuka dengan kerja sama di bidang bimbingan teknis (bimtek) atau riset kolaboratif.

Acara dilanjutkan dengan materi Sosialisasi Program Magang MBKM yang disampaikan Usman. Ia menjelaskan, tujuan magang ini adalah agar mahasiswa mendapatkan pengetahuan seluas-luasnya untuk mengembangkan hard skill dan soft skill. Mereka pun diharapkan mampu menerapkan pengetahuan itu untuk membantu memecahkan masalah yang ada di mitra magang.

Pelaksanaan magang sendiri akan dilandaskan pada peraturan rektor. Untuk tahap awal, UNTIDAR akan mencoba menguji pedoman yang telah disusun sehingga mahasiswa yang bisa mengikuti program ini akan dibatasi dan diseleksi secara ketat.

Saefudin menambahkan, persiapan UNTIDAR sudah cukup bagus. Selanjutnya, perlu koordinasi lebih lanjut untuk menentukan berapa mahasiswa yang akan magang di Puslitbang Perkebunan dan penelitian yang ingin mereka lakukan. Ia juga mengingatkan agar para mahasiswa benar-benar menjaga kesehatannya sebelum dan saat magang mengingat pandemi Covid-19 belum berakhir. (Nurul, Tedy & Sae/Tim Web)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *