Terima Kunjungan PG. Trangkil, Kapuslitbang Perkebunan Siap Bekerja Sama Kembangkan Tebu di Indonesia Tahun 2021

Aktifitas Puslitbangbun Highlight

AKTIVITAS PUSLITBANGBUN – (Rabu, 25/11/20), Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (Puslitbang Perkebunan) menerima kunjungan dari Pimpinan Pabrik Gula Trangkil beserta tim dalam rangka mempererat kerja sama di bidang pengembangan komoditas tebu di Indonesia yang sebelumnya sudah terjalin dengan Balai Penelitian lingkup Puslitbang Perkebunan yaitu Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat (Balittas) Malang.

Pimpinan PG Trangkil, Heru Cahyono dalam paparannya menjelaskan, pengembangan industri gula tebu saat ini masih merupakan usaha yang kurang menarik bagi masyarakat khususnya Petani. Ia menceritakan alasan Petani kurang tertarik membudidayakan tebu karena biaya yang dibutuhkan masih tinggi. Heru berharap dengan kunjungannya ke Puslitbang Perkebunan dapat memberikan jalan untuk PG. Trangkil mengakses varietas-varietas unggul tebu dari hasil penelitian Puslitbang Perkebunan.

“Saat ini kami sedang fokus menjalin kerja sama dengan beberapa lembaga penelitian komoditas perkebunan khususnya tebu. Kami merasakan langsung kondisi di lapangan sekarang sangat membutuhkan varietas unggul tebu yang dapat menghasilkan nilai tinggi dengan biaya lebih rendah bagi Petani maupun industri, maka itu harapannya varietas unggul tersebut bisa kami dapatkan aksesnya di Puslitbang Perkebunan ini”, papar Heru.

Kepala Puslitbang Perkebunan, Ir. Syafaruddin, Ph.D. yang turut menerima kunjungan tersebut menjelaskan bahwa Puslitbang Perkebunan selalu siap bila diminta untuk bekerja sama dalam hal penelitian dan pengembangan komoditas perkebunan, salah satunya pengembangan varietas unggul tebu.

“Kami selalu siap sedia dengan berupaya semaksimal mungkin untuk bekerja sama di bidang penelitian dan pengembangan komoditas perkebunan, apalagi jika bicara untuk membantu para Petani dan keberlangsungan perkembangan tebu di Indonesia. meskipun tahun ini anggaran penelitian kami mengalami pengalihan untuk penanganan wabah Covid-19 di Indonesia dan menyebabkan minimnya pengadaan benih sumber maupun sebar yang biasa disediakan oleh Puslitbang Perkebunan, Insya Allah di tahun 2021 kami siap memulai kembali untuk mengembangkan hasil penelitian kami kepada Masyarakat yang memerlukan”, jelas Syafaruddin.

“Untuk varietas unggul tebu sendiri kami sudah memiliki 4 varietas tebu Agribun yang diketahui memiliki rendemen tinggi dan tahan penyakit, yaitu AAS, AMS, ASA, dan CMG. Kami harap varietas ini juga dapat dikembangkan secara nasional karena memang salah satu tugas kami adalah mendiseminasikan hasil penelitian dan inovasi”, tambah Syafaruddin.

Setelah berdiskusi, tim Peneliti Puslitbang Perkebunan mengajak rombongan dari PG. Trangkil untuk mengunjungi Laboratorium Unit Pengelola Benih Unggul Pertanian (UPBUP), Puslitbang Perkebunan. Di lokasi tersebut para tamu mendapatkan penjelasan mengenai teknik perbanyakan benih komoditas perkebunan, diantaranya tebu dengan teknik kultur jaringan. (Anjas Tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *