Terapkan Prokes, Puslitbang Perkebunan Gelar Apel Pagi untuk Tingkatkan Nasionalisme Para Pegawai

Aktifitas Puslitbangbun Highlight

AKTIVITAS PUSLITBANGBUN – Setiap warga Indonesia wajib memiliki nasionalisme dan rasa cinta terhadap tanah air, begitu pun dengan para ASN. Hanya dengan sikap itulah, kita rela berkorban demi menjaga persatuan dan memajukan bangsa. Untuk meningkatkan nasionalisme para pegawainya, Puslitbang Perkebunan pun menggelar apel pagi di Gedung Display, Senin 19 Juli 2021.

Pelaksanaan apel ini sesuai dengan himbauan Menpan RP Nomor B/75/M.KT.00/2021 tanggal 14 Juni 2021. Dalam himbauan tersebut, ASN di lingkungan instasi pemerintah diminta melaksakan apel setiap Senin pagi, memperdengarkan lagu kebangsaan Indonesia Raya setiap hari Selasa dan Kamis pukul 10.00 waktu setempat, serta membacakan naskah Pancasila setiap Rabu dan Jumat pukul 10.00 waktu setempat.

Hal ini pun ditegaskan kembali oleh Dr. Tedy Dirhamsyah, S.P., M.A.B. selaku pembina apel mewakili Kepala Puslitbang Perkebunan. Ia mengatakan, apel perlu diadakan untuk meningkatkan rasa kebangsaan dan cinta tanah air, pengabdian pada negara dan rakyat Indonesia, serta ketaatan terhadap ideologi Pancasila dan UUD 1945. Kedisiplinan ASN harus tetap dijaga dan dipelihara, serta jadi bagian kehidupan sehari-hari di lingkungan Puslitbang Perkebunan.

Mengingat Indonesia belum bebas dari pandemi Covid-19, ia juga mengingatkan para pegawai agar selalu menerapkan protokol kesehatan, melindungi diri dan keluarga, serta berdoa kepada Tuhan yang Maha Esa. Apel ini dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan. Jumlah pegawai yang hadir secara luring dibatasi dan wajib menjaga jarak, sementara yang lainnya mengikuti jalannya apel secara daring melalui Zoom.

Meski anggaran Kementerian/Lembaga termasuk Puslitbang Perkebunan dialihkan sebagian untuk penanganan Covid-19, para pegawai harus tetap bekerja dengan mengoptimalkan anggaran yang ada, juga tetap bersyukur karena masih lebih beruntung dibandingkan dengan saudara sebangsa lain yang ekonominya sulit karena terdampak Covid-19. (Tedy/Tim Web)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *