Kembali Balit Palma Serahkan Bibit Kelapa Unggulnya ke Petani di NTT

AKTIVITAS PERKEBUNAN – Kembali Balai Penelitian Tanaman Palma (Balit Palma) Balitbangtan, Kementan menyerahkan bibit kelapa unggulnya sebagai hasil kegiatan APBNP 2017, setelah sebelumnya penyerahan di Gorontalo dan NTB. Senin, 9 April 2018 bertempat di Desa Lewobele, Kecamatan Adonara Tengah, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur, telah dilakukan penyerahan 15.900 bibit unggul Kelapa Dalam Unggul […]

Continue Reading

Potensi Gewang di Provinsi Nusa Tenggara Timur

Tumbuhan gewang termasuk monocarpic, berbunga terminal, dan selesai berbunga dan berbuah akan mati. Umur berbuah tumbuhan gewang diperkirakan di atas 15 tahun. Jumlah buah gewang ribuan biji dan saat masak akan jatuh dan tersebar di bawah pohon. Sebagian biji akan berkecambah dan bertumbuh menjadi tumbuhan gewang muda.

Continue Reading

Pengendalian Hama Aspidiotus destructor secara hayati pada Tanaman Kelapa di Kabupaten Ende, NTT.

BERITA PERKEBUNAN – Tanaman kelapa di Kabupaten Ende, mulai tahun 1997/1998 dilaporkan terserang hama kutu perisai Aspidiotus destructor. Hama ini seperti terlihat pada gambar 1, berwarna kuning dan mempunyai perisai. Perisai terbentuk setelah larva mulai menetap pada suatu tempat. Proses pembentukan perisai berlangsung singkat sekitar 12 jam.

Continue Reading

Aksesi Jambu Mete Populasi Wewewa, Sumba Barat Daya NTT Berpotensi Produksi Tinggi

BERITA PERKEBUNAN – Propinsi NTT memiliki luas pertanaman jambu mete 170,921 ha dengan produktivitas 753 kg/ha, lebih tinggi dibandingkan dengan produktivitas rata-rata nasional sebesar 493 kg/ha, diduga memili keragaman genetik cukup besar, sehingga peluang untuk mendapatkan individu-individu tanaman jambu mete dengan prodksi tinggi >15 kg/ha/tahun sangat terbuka.

Continue Reading

Klon Kakao Unggul dan Teknik Pengelolaan Pertanaman

INOVASI PERKEBUNAN – Produktivitasnya tanaman kakao di NTT tergolong rendah, hanya 526 kg/ha, bahkan menurut data Direktorat Jenderal Perkebunan tahun 2009 hanya 228 kg/ha. Rendahnya produktivitas antara lain disebabkan kualitas bahan tanam yang rendah dan ¬†kondisi lahan yang marjinal. Curah hujan hanya sekitar 1200 mm dengan 6-8 bulan kering (curah hujan <60 mm per bulan) […]

Continue Reading