Strategi Diseminasi dan Pelayanan Informasi Puslitbang Perkebunan

Aktifitas Puslitbangbun Highlight

AKTIVITAS PUSLITBANGBUN – Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (Puslitbang Perkebunan) sebagai lembaga penelitian nasional di bawah Kementerian Pertanian memiliki mandat untuk melakukan penelitian dan menghasilkan inovasi di bidang perkebunan. Tak berhenti sampai di situ, hasil penelitian dan inovasi tersebut perlu diseminasi agar bisa dimanfaatkan lebih luas dan ditingkatkan daya gunanya.

Dalam workshop Bimtek Kehumasan dengan tema “Strategi Diseminasi dan Pelayanan Informasi” (16/2/2021), Koordinator Kelompok Substansi Kerja Sama dan Pendayagunaan Hasil Penelitian (KSPHP) Dr. Tedy Dirhamsyah, S.P., MAB menjelaskan, ada beberapa tahapan yang menjadi bagian strategi diseminasi Puslitbang Perkebunan.

Tahapan tersebut antara lain koordinasi struktural, program aksi, serta monitoring dan evaluasi. Koordinasi struktural dilakukan baik dengan balit-balit lingkup Puslitbang Perkebunan maupun dengan UK/UPT Kementerian Pertanian lainnya. Koordinasi dilakukan hampir setiap saat untuk membahas pemetaan target sasaran, ketersediaan dan status IPTEK, media diseminasi, pengembangan jejaring kerja, dan komersialisasi hasil penelitian.

Dalam menjalankan program aksi, Puslitbang Perkebunan melakukan diseminasi dengan berbagai berbagai cara seperti publikasi, elektronik, pertemuan, pameran, promosi, media pertemuan khusus, demonstrasi, dll. Puslitbang Perkebunan sendiri memiliki dua jurnal berakreditasi SINTA 2 yang siap mewadahi tulisan dari para peneliti baik dari balai penelitian maupun universitas.

Selain itu, Puslitbang Perkebunan rutin menggelar seminar, gelar teknologi, pameran, dll. Selama pandemi Covid-19 berlangsung pun, seminar masih kerap diselenggarakan meski melalui daring. Bahkan, kegiatan yang dilakukan melalui daring memiliki sisi positif tersendiri karena jangkauannya lebih luas dan efisien dari segi biaya.

Tak lupa, Puslitbang Perkebunan berusaha untuk meningkatkan kompetensi pelayanan dengan memberikan pelatihan kepada petugas layanan. Dengan demikian, diseminasi bisa dilakukan dengan lebih efektif dan efisien sehingga pemahaman masyarakat pun meningkat. Puslitbang Perkebunan juga melakukan monitoring dan evaluasi melalui survei kepuasan masyarakat, laporan PPID, serta respon masyarakat yang diterima di website, email, dan media sosial.

Untuk meningkatkan target output diseminasi di tahun 2021, Puslitbang Perkebunan juga melakukan beberapa upaya. Antara lain melalui indeksasi jurnal yang masih berperingkat rendah menjadi sedang, redesign website Puslitbang Perkebunan agar lebih sederhana dan mampu mengikuti perkembangan zaman, update database perkebunan, meningkatkan koordinasi dan pelayanan PPID, meng-update website tiap hari, serta diseminasi inovasi teknologi perkebunan melalui pameran, publikasi, website, dan poster. (Sudarsono/Tim Web)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *