Strategi Peningkatan Profesionalisme Pustakawan Puslitbang Perkebunan

Aktifitas Puslitbangbun Highlight

Pustakawan Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (Puslitbang Perkebunan) berpartisipasi dalam kegiatan “Apresiasi Peningkatan Kemampuan Profesionalisme Teknis dan Kinerja Administrasi Pustakawan” yang diselenggarakan Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian, di Bumi Gumati Katulampa Bogor, pada 29-30 September 2020.

Pertemuan ini dibuka oleh Kepala Pusat perpustakaan Penyebaran Teknologi Pertanian (Dr.Ir. Abdul Basit, MS), didampingi narasumber dari  Kepala Biro Organisasi dan Kepegawaian Kementerian Pertanian (Drs. Zulkifli, MM) juga dihadiri oleh 35 peserta yang terdiri dari para pejabat eselon II dan III serta Pustakawan lingkup Kementan di bawah binaan Pustaka.

Dalam Sambutannya, Kepala Pustaka menyampaikan bahwa Jabatan fungsional merupakan jabatan yang mempunyai fungsi dan tugas berkaitan dengan pelayanan fungsional, berdasarkan pada keahlian dan keterampilan tertentu untuk mencapai tujuan.

Pustakawan juga dituntut untuk profesional, berdayaguna dan berhasilguna dalam melaksanakan tugas keahliannya, dengan demikian, pustakawan perlu dibina dengan sebaik-baiknya dalam meningkatkan kemampuan teknis dan administrasi berdasar sistem karier dan sistem prestasi kerja.

Basit berharap pustakawan harus memiliki keterikatan, konsisten, mau mengembangkan keterampilan dan keahlian untuk hal-hal baru, inovatif serta memiliki standar kualifikasi dan prestasi.

“Kinerja pustakawan dipantau dan dinilai secara berkala oleh atasan langsung. Penilaian/ evaluasi terhadap kinerja Pustakawan oleh atasan langsung dilakukan setiap bulan terhadap Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) yang dibuat pada awal tahun sebagai kontrak kerja seorang pustakawan dengan atasannya. Sedangkan penilaian hasil kerja pustakawan dilakukan oleh Tim Penilai Jabatan Fungsional  Pustakawan  secara  berkala terhadap  Daftar  Usul  Penetapan  Angka Kredit (DUPAK) yang berfungsi sebagai sarana untuk kenaikan pangkat/jabatan yang akan berimbas pula terhadap kenaikan tunjangan”, imbuh Abdul Basit.

Kepala Biro Organisasi dan Kepegawaian Kementan sangat mengapresiasi kinerja dari Pustaka yang secara aktif meningkatkan profesionalisme para Pustakawan binaan. Zulkifli mengatakan bahwa Kementan saat ini sedang dalam proses perampingan, semua pegawai didorong untuk menduduki jabatan fungsional tertentu. Keberadan Jabatan Fungsional Pustakawan sudah lama ada dan terus berkembang, baik dari sisi peraturan maupun pengelolaan administrasi yang dibuktikan dengan terbitnya peraturan-peraturan baru di lingkup internal Kementan maupun dari MENPANRB dan Perpusnas RI.

“Penugasan lain di luar tusi Pustakawan secara tertulis dan lisan dari pimpinan harus menjadi perhatian dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, sebagai wujud dari loyalitas kepada pimpinan dan insitusi dalam pencapaian kinerja yang telah ditetapkan, untuk terus berkinerja bagi peningkatan kapasitas dan mendukung tugas pokok institusi”, ujar Zulkifli.

Pada kesempatan berbeda Kepala Puslitbang Perkebunan (Ir. Syafaruddin, Ph.D) berharap Pustakawan Puslitbang Perkebunan harus mampu memberikan perubahan dalam pengelolaan administrasi, luwes dalam memberikan layanan informasi ilmiah dan mampu memanfaatkan teknologi informasi yang selalu berkembang, berintegritas, mempunyai komitmen yang menjadi tanggungjawab di bidang keahliannya dan etos kerja yang tinggi. Beliau juga selalu memberi kesempatan dan memfasilitasi kepada seluruh ASN Puslitbang Perkebunan untuk mengembangkan kompetensinya. (Erri-TIM WEB)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *