Sinergisitas Puslitbangbun Dalam Mensukseskan Kampus Merdeka Belajar-Kampus Merdeka

Aktifitas Puslitbangbun Highlight

AKTIVITAS PUSLITBANGBUN – Puslitbang Perkebunan sebagai lembaga penelitian dan pengembangan komoditas perkebunan di bawah Balitbangtan Kementan mendapat mandat strategis untuk mampu melahirkan hasil-hasil riset yang berkualitas tinggi untuk di adopsi dan dimanfaatkan oleh masyarakat luas termasuk  berbagai stakeholder baik dalam dan luar negeri untuk meningkatkan kesejahteraan. Salah satu upaya pengembangan dan penyebarluasan teknologi tersebut adalah melalui jalur perluasan jaringan kerja sama.

Selanjutnya pada TA. 2020 Puslitbang Perkebunan kembali memperluas kerja sama terutama dengan Perguruan Tinggi. Awal tahun 2020 telah dilakukan kerja sama dengan Fakultas Pertanian UPN “Veteran” Yogyakarta dan Instiper Yogyakarta serta Polbangtan. Kerja sama ini memiliki momentum yang tepat seiring dengan kebijakan Kemendikbud terkait program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka. Puslitbang Perkebunan merespon dan menyambut baik serta siap bersinergi terhadap program tersebut.

Puslitbang Perkebunan memperluas kerja samanya dengan dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan dengan Fakultas Pertanian Universitas Andalas dan Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman bertempat di institusi masing-masing yaitu Bogor, Padang dan Purwokerto secara online. (Kamis, 11 Juni 2020).

Dalam sambutannya usai penandatanganan kerja sama, Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan Ir. Syafaruddin, Ph.D mengapresiasi pelaksanaan kerja sama dengan 2 Fakultas Pertanian seiring dengan program Kampus Merdeka Belajar-Kampus Merdeka sebagai peluang untuk membangun sinergisitas program dan kegiatan masing-masing institusi  terutama dalam melakukan transformasi teknologi perkebunan.

Kapus, juga berharap melalui melalui kerja sama tersebut, fasilitas laboratorium, kebun percobaan dan sarana/prasarana lainnya yang dimiliki Puslitbang Perkebunan dapat dijadikan sarana untuk pengembangan hard skill dan menunjang kegiatan penelitian mahasiswa. Selain itu, Kapus menegaskan, siap untuk memaksimalkan peran dari para peneliti dan pejabat struktural dari beragai keahlian dan disiplin ilmu yang memiliki kualifikasi untuk memberikan bimbingan akademis dan mengajar di Fakultas Pertanian Unand dan Unsoed.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Pertanian Unand Dr. Ir. Munzir Busniah, M.Si  dan Dekan Fakultas Pertanian Unsoed Dr. Ir. Anisur Rosyad, M.S menyambut dengan baik atas kerja sama dengan Puslitbang Perkebunan. Kedua Dekan berharap, kerja sama tersebut segera dapat direalisasikan dalam waktu dekat dalam rangka mempercepat program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka.

Ruang lingkup perjanjian kerja sama yang tertuang dalam naskah tersebut meliputi: (1) Pengembangan pendidikan lanjut, (2) Penyediaan sarana pendidikan ( Laboratorium dan Kebun Percobaan ) untuk penelitian, (3) Penelitian dan pengembangan bidang perkebunan, (4) Pendampingan dan penerapan hasil inovasi teknologi perkebunan, (5) Pelatihan dan pembimbingan mahasiswa (PKL, Skripsi, Tesis dan Disertasi), (6) Diseminasi inovasi teknologi perkebunan, (7) Pemberdayaan masyarakat di bidang perkebunan, (8) Penyelenggaraan bersama Focus Group Discussion, Lokakarya, Seminar dan Simposium, serta (9) Publikasi bersama hasil-hasil penelitian, pemikiran serta best practice teknologi dan/atau kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Kerja sama diharapakan mampu memberikan manfaat terhadap terhadap para pihak baik dalam upaya pengembangan teknologi perkebunan dan dalam rangka mensukseskan pengembangan pendidikan, penelitian dan pengabdian bagi masyarakat.

Setelah dilakukan penandatanganan kerja sama, kegiatan dilanjutkan dengan webinar dengan narasumber Kepala Puslitbang Perkebunan, Dekan Fakultas Pertanian Unand dan Dekan Fakultas Pertanian Unsoed, yang diikuti oleh 482 peserta dari 31 Perguruan Tinggi Pertanian seluruh Indonesia, Pemerintah Daerah, Swasta, dan Petani/Kelompok Tani.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *