Serah Terima Direktur Baru International Coconut Community (ICC)

Aktifitas Puslitbangbun Highlight

AKTIVITAS PUSLITBANGBUN – Bertempat di Hotel Borobudur Jakarta (23/01/2020) digelar kegiatan berkelas internasional yaitu serah terima jabatan Direktur ICC baru dari Mr. Uron N. Salum ke Ir. Jelfina C Alouw, Ph.D dihadapan 21 delegasi dari negara asia pasifik penghasil kelapa.

Sejak International Coconut Community (ICC) berdiri 50 tahun yang lalu, baru kali ini perwakilan dari Indonesia terpilih sebagai Executive Director yaitu sosok Ir. Jelfina Constansje Alouw, MSc, Ph.D, yang saat itu mejabat sebagai Kepala Bidang Kerjasama dan Pendayagunaan Hasil Penelitian (KSPHP) Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (Puslitbangbun), Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan), Kementerian Pertanian (Kementan) sebagai kandidat mewakili Indonesia dalam pemilihan jajaran tertinggi dalam komunitas kelapa dunia.

Jelfina secara resmi terpilih pada The 55th ICC Session, Ministerial Meeting, peringatan 50 tahun ICC, dan launching APPC menjadi ICC yang berlangsung di Philippines International Convention Center (PICC), Philippines 28 Agustus 2019

Sepak terjang Jelfina dalam dunia riset kelapa sudah tidak diragukan lagi. Sejak bergabung di Balitbangtan pada tahun 1992, Jelfina telah menghasilkan sejumlah teknologi pengendalian hama dan penyakit kelapa dan telah dimanfaatkan oleh beberapa negara produsen kelapa di Asia Pacific.

“Selain itu, kiprahnya dalam forum Internasional juga tidak diragukan lagi. Pernah menjadi koordinator program di Indonesia dalam project “Development of Integrated Coconut Pest Management Strategies for the Control of Oryctes rhinoceros” pada tahun 2006-2007

Institusi Indonesia yang turut hadir adalah Kementerian Pertanian (Balitbangtan, Dirjenbun dan Biro KLN), Kementerian Luar Negeri, Kementerian Perdagangan dan Koalisisi kabupaten Penghasil Kelapa (KOPEK), serta pejabat struktural-peneliti Puslitbangbun dan Balit Palma.

Dalam sambutannya Uron mengucapkan terima kasih atas dukungan pemerintah Indonesia dalam proses pelaksanaan kegiatan dan aktivitas ICC. Hadirnya sosok Jefina C Alouw di ICC adalah keistimewaan untuk meningkatkan kinerja kedepan terutama menjawab permasalahan-permasalahan utama perkelapaan. Jelfina, adalah sosok yang tepat dan memiliki integritas tinggi untuk menggantikan saya, dan hal ini terlihat sejak awal terpilihnya di Phlippines beberapa waktu yang lalu, tegas Uron.

Pada kesempatan sebelum sambutan dan arahan dari Kepala Badan penelitian dan Pengembangan Pertanian yang diwakili Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan Ir. Syafaruddin, Ph.D, Jelfina memberikan pernyataan sebagai direktur baru ICC. Jelfina, mengucapkan terima kasih banyak atas dukungan seluruh pihak yang telah menghantarkan dirinya mampu mengemban tugas di organisasi berkelas tersebut. Jabatan direktur ICC adalah langkah awal saya untuk menunjukkkan karya-karya besar untuk dunia, terutama bagaimana dalam upaya mengembalikan kejayaan dan modernisasi kelapa sehingga mampu menjadi sumber devisa dan peningkatan taraf hidup masyarakat, tegas Jelfina. Jelfina berharap dukungan dari Kementerian Pertanian khsususnya ke depan sangat penting terutama dalam menciptakan sinergisitas dalam membangun perkelapaan nasional bersama ICC.

Balitbangtan memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada Jelfina C Alouw atas kerja keras dan dedikasinya selama berperan aktif di ICC hingga terpilih sebagai Direktur. Tentu selain ini merupakan kebanggan bagi Puslitbangbun, Balitbangtan, Kementan dan Indonesia menjadi kesempatan emas untuk memberikan kontribusi terhadap kemajuan industri kelapa di Indoensia dan dunia, tegas Syafaruddin. Atas nama Kepala Balitbangtan, mengucapkan terima kasih banyak terhadap kiprah dan pengabdiannya di struktural, semoga selama di ICC mampu lebih kontributif dan dinamis mewarnai dunia, imbuh Syafaruddin. (sae23/01/2020)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *