Sagu Lumbung Pangan Indonesia: Potensi Sagu, Hasil Penelitian dan Harapan ke Depan

Artikel Palma Berita Perkebunan Highlight

BERITA PERKEBUNAN – Pangan sumber karbohidrat tidak hanya beras saja di Indonesia, dari Sumatera, Kepulauan Meranti, Maluku, Sulawesi, maupun Papua terdapat sumber karbohidrat yang melimpah sebagai bahan pangan yaitu sagu. Pada seminar online Balit Palma seri-13 yang digelar pada tanggal 30 September 2020 menghadirkan 4 orang Narasumber yang handal di persaguan, diantaranya Drs. H. Irwan Nasir, MSi (Bupati Kab. Kepulauan Meranti), Dr. Otto Ihalauw, MA (Bupati Kab. Sorong Selatan 2005-2015), Nunik Maharani (Direktur Komunikasi dan Hubungan Eksternal PT. ANJ Agri Papua), dan Prof (R).Dr.Ir. Hengky Novarianto, MS (Ahli Peneliti Utama Bidang Pemuliaan Balit Palma). Penyampaian dari narasumber akan dibahas oleh para guru besar dan praktisi sagu diantaranya Prof.Dr.Ir. H. Mochamad Hasjim Bintoro, MAgr (Guru Besar Faperta IPB), Prof.Dr.Ir. Baharima Abbas, MSi (Guru Besar Faperta UNIPA), dan Ir. Raja Indrayana, M.Eng (Praktisi Sagu). Acara ini dimoderatori oleh Kepala Balit Palma Dr.Ir. Ismail Maskromo, MS, dengan host yang juga luar biasa dari peneliti bidang ekofisiologi Engelbert Manaroinsong, SP, MSi.

Dr. Otto Ihalauw, MA menyampaikan terkait sagu dan masa depan. Beliau selama menjabat sebagai Bupati memperjuangkan sagu sebagai komoditas strategis nasional. Di dalam RPJM 2019/2020 sagu telah masuk ke dalam komoditas strategis nasional, tetapi sampai saat ini Perum Bulog belum bisa memasarkan sagu, hal ini terkait dengan regulasi yang ada. Terkait infrastruktur hal ini penting dari kebun ke proses produksi, masih melalui jalur sungai. Beliau juga selalu melibatkan masyarakat adat papua khususnya Sorong Selatan untuk menetapkan harga tual sagu. Presiden Jokowi juga pernah berkunjung ke hutan sagu, hal ini menunjukkan perhatian Presiden RI dengan komoditi ini.

Ibu Nunik Maharani mempresentasikan terkait sagu sebuah ironi. Sagu pernah jaya dan menjadi makanan pokok di Indonesia, sekarang sagu menjadi asing di negeri sendiri. Di papua, sagu menjadi semakin tidak popular, dengan adanya program raskin. Wilayah PT. ANJ beroperasi dari sumatera sampai papua, core bisnisnya dari CPO Kelapa Sawit di Sumut, Belitung dan Kalbar. Kelapa Sawit juga masih dikembangkan di Papua Barat dan Sumsel. Mengembangkan pati sagu, brand pati alam dan sapa pua. Mengembangkan budidaya edamame di Jember, pabrik renewable energy di Belitung.

Peserta cukup antusias mengikuti seminar online ini, terlihat dari tanya jawab melalui chat di zoom dan youtube. Semoga kegiatan seminar online ini dapat membuat semua pihak, perhatian pemerintah, praktisi, peneliti, akademisi, pengusaha dan pemangku kebijakan untuk lebih dapat memajukan pengembangan sagu Indonesia kedepan. Salam sehat, Salam Sagu Lengket “Kita Sejahtera”.

Sumber: Balai Penelitian Tanaman Palma (Balit Palma)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *