Rekomendasi Kebijakan Sistem Beli Putus Tebu

Artikel Tebu Berita Perkebunan

Salah satu bentuk kemitraan antara Petani Tebu Rakyat (PTR) dengan pabrik gula (PG) adalah bagi hasil gula yang didasarkan pada angka rendemen akhir tebu petani. Di lapangan masalah penetapan rendemen sering menjadi potensi konflik karena PTR tidak percaya dengan hasil yang diperoleh karena sangat tergantung pada efisiensi dan kinerja pabrik gula.

Sesuai dengan Rekomendasi Panja Gula Komisi VI DPR RI, rendemen tebu petani harus diukur sebelum proses pengolahan sehingga petani memperoleh rendemen sesuai dengan mutu tebu yang dihasilkan.

Alternatif pola kemitraan antara petani dengan PG adalah dengan sistem beli putus (SBP) tebu sehingga petani tidak menanggung resiko tingkat efisiensi pabrik dan ketidaklancaran proses pengolahan. Untuk itu diperlukan suatu rumus penetapan rendemen dan harga beli tebu yang menguntungkan kedua belah pihak.
Rumus harga tebu ditetapkan berdasarkan bagi hasil, rendemen tebu, HPP gula, bagi hasil tetes dan harga tetes. Rumus tersebut secara umum adalah :

Harga tebu/ton = 1.000 x {(gula bagian petani x R x HPP gula) + ( tetes bagian petani x harga tetes)}.

Pengukuran rendemen dilakukan dari contoh tebu yang diambil dengan alat yang mudah dioperasikan, akurat, dan transparan. Salah satu alat yang memiliki kriteria tersebut adalah Core Sampler.

Tabel. Proporsi bagi hasil gula dan tetes untuk petani

Rendemen (%) Bagian Gula PTR Bagian Tetes PTR
Sd 7 66,0 % 3,00 %
> 7 – 8 70,0 % 2,75 %
> 8 – 9 72.5 % 2,50 %
> 9 75.0 % 2,50 %

Keuntungan ekonomi sistem beli putus tebu terhadap pendapatan petani adalah: (1) penilaian kualitas tebu secara individu, memberikan dampak positif terhadap peningkatan produktivitas hasil dan petani menerima pembayaran harga tebu yang sesuai dan optimal; (2) petani tidak dibebani dengan kondisi pabrik gula yang kurang efisien; (3) pembayaran dimuka akan membantu petani untuk kebutuhan primer dan sekunder; dan (4) pabrik gula akan terdorong untuk meningkatkan efisiensi pabrik.

(/Redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *