Pustakawan menghadapi AFTA 2015

Aktifitas Puslitbangbun

AKTIVITAS PERKEBUNAN – Dalam rangka menghadapi AFTA 2015, Perpustakaan IPB menyelenggarakan Seminar Nasional Pepustakaan yang bertema : “ Developing Librarian Profesionlism Toward AFTA 2015” (14/10/2014) di Gedung Perpustakaan Pusat IPB, Kampus IPB Darmaga Bogor.

Kepala Perpustakaan IPB, Sumarlinah membuka acara Seminar Nasional Pepustakaan ini, mengatakan bahwa Seminar ini bertujuan memberikan pandangan terkait tantangan profesionalisme pustakawan pada era AFTA 2015 dan jenjang karier pustakawan di masa depan, serta membekali diri dengan keterampilan pengelolaan majalah menggunakan aplikasi ELibISIS.

Lebih lanjut Sumarlinah mengatakan, tujuan lainnya diselenggarakan seminar ini, agar Pustakawan sebagai pengelola informasi harus selalu siap menghadapi berbagai situasi dan kondisi yang berubah. Dalam waktu dekat ini kita akan menghadapi perubahan besar dengan berlakunya pasar bebas ASEAN mulai tahun 2015.

Kegiatan Seminar Nasional diadakan setiap tahun dan sudah berjalan 50 tahun Perpustakaan IPB mengadakan Seminar Nasional ini. Sumarlinah menambahkan bagaimana kesiapan para pengelola perpustakaan menghadapi perkembangan pasar bebas ASEAN mulai tahun 2015?

Ada beberapa catatan penting yang perlu mendapatkan perhatian. Produk Indonesia sering masih kalah bersaing dengan produk-produk dari negara-negara ASEAN. Begitu pula dengan produk jasa Indonesia masih memiliki banyak kekurangan, sehingga peningkatan kualiatas produk jasa Indonesia harus dilakukan, agar bisa bersaing dengan negara lain.

Tuntutan masyarakat terhadap profesionalisme pustakawan dalam menyongsong Pasar Bebas ASEAN 2015 telah dibahas oleh beberapa narasumber dari kalangan akademis yang juga pakar teknologi informasi yaitu Ir. Ono Widodo Purbo menyampaikan materi “Infrastruktur Perpustakaan Digital” dan wawasan mengenai jenjang karir pustakawan di negara maju di bahas oleh satu-satunya Profesor yang dimiliki dunia kepustakawanan Indonesia yaitu Prof.Dr.Sulistyo Basuki, M.A., M.SLS.,Ph.D judul materinya tentang “Jenjang Karir Pustakawan di Negara Maju” .

Selain itu telah dibahas pula aplikasi baru untuk manajemen basis data majalah dalam suatu workshop otomasi pepustakaan. Aplikasi baru ini merupakan salah satu sumbangsih Perpustakaan IPB untuk meningkatkan mutu layanan peprpustakaan di tanah air yang disampaikan materinya oleh Ir. Yaya Suryanata dan Tim ELibISIS, tentang “Perkembangan terbaru ELibISIS: Sistem Informasi Manajemen Majalah Basis Data CDS/ISIS.

Melalui acara seminar dan workshop ini diharapkan semua peserta dapat menambah wawasan dalam menyikapi tantangan yang dihadapi pustakawan utamanya dalam menyongsong Pasar Bebas ASEAN 2015, serta dapat memberikan kontribusi terhadap pengelola perpustakaan ke arah yang lebih baik, bahkan menjadikan sarana untuk bertukar pikiran dan gagasan bagi perkembangan perpustakaan di Indonesia. (/Erriani Kristiyaningsih/Pustakawan Puslitbangbun)

Foto : Para narasumber dan peserta Seminar Nasional Perpustakaan.

Foto: Penyerahan plakat kepada para narasumber oleh Kepala Perpustakaan IPB.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *