Puslitbang Perkebunan Mempersiapkan Bimtek Padat Karya

Aktifitas Puslitbangbun Highlight

AKTIVITAS PUSLITBANGBUN -Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (Puslitbang Perkebunan), Ir. Syafaruddin, Ph.D, memimpin rapat persiapan Bimbingan Teknis (Bimtek) Padat Karya pada hari Kamis, 25 Februari 2021. Rapat ini digelar secara daring dan luring, dihadiri oleh Kepala Balai Penelitian, Koordinator Kelompok Substansi, serta Sub Koordinator Jaslit dan Yantek lingkup Puslitbang Perkebunan.

Unit Kerja/UPT lingkup Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) akan menggelar Bimtek Padat Karya dan rencananya akan di lounching oleh Bapak Menteri Pertanian pada hari Kamis 9 Maret 2021 berpusat di Balittri Sukabumi. Bimtek padat karya tersebut akan diikuti oleh petani dan masyarakat umum. Adapun tema yang diangkat berkaitan dengan komoditas unggulan masing-masing UK/UPT.

Rangkaian acara launching antara lain pembagian benih kopi arabika gratis secara simbolis kepada petani dan masyarakat oleh Menteri Pertanian, dilanjutkan dengan kunjungan Menteri Pertanian ke Laboratorium Lapang Biodiesel.

Ka Puslitbang Perkebunan menekankan agar acara ini dipersiapkan dengan sebaik-baiknya. Lokasi acara perlu disurvei, benih dipastikan mencukupi, dan jaringan internet harus memadai karena bimtek akan disiarkan secara daring seluruh Indonesia. Tidak kalah penting, seluruh pihak yang terlibat harus bisa berkoordinasi dan berkolaborasi dengan baik.

Ka Balittri, Dr. Tri Joko Santoso, S.P., M.Si, menyatakan kesiapannya untuk menjalankan acara ini. Balit lain di lingkup Puslitbang Perkebunan pun sudah mulai menyiapkan pelaksanaan bimtek masing-masing. Balittro berencana menyelenggarakan di KP Sukamulya Sukabumi, sementara Balittas di IP2TP Muktiharjo Pati.

Sebagai awalan, Puslitbang Perkebunan juga akan menggelar bimtek padat karya sebelum tanggal 9 Maret 2021. Balit lain pun dipersilahkan mengadakan bimtek serupa jika memungkinkan.

Dalam rapat ini, Kepala Puslitbang Perkebunan juga mendorong agar masing-masing Balit segera menyelesaikan penelitian tentang perbenihan secara somatic embryogenesis (SE)/Kultur Jaringan, terutama untuk komoditas kelapa, kopi, dan kakao. Setiap kemajuan perkembangan penelitian dapat didokumentasikan agar bisa menjadi bukti nyata, tutup Kapus. (Bur & Nurul /Tim Web)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *