Puslitbang Perkebunan Mantapkan Program Center of Excellent Food Estate Kalimantan Tengah

Aktifitas Puslitbangbun Highlight

AKTIVITAS PUSLITBANGBUN – Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (Puslitbang Perkebunan) Ir. Syafaruddin, Ph.D., melaksanakan konsolidasi secara virtual dengan seluruh Kepala Balai Penelitian dan peneliti lingkup Puslitbang Perkebunan (21/9/20). Konsolidasi terkait penyampaian perkembangan dan rencana aksi lapang kegiatan food estate di Kalimantan Tengah terutama penyiapan benih kelapa, kopi, serta tanaman rempah dan obat.

Syafaruddin mengatakan bahwa potensi lahan untuk intensifikasi dan ekstensifikasi secara nasional adalah 119.6 juta hektar yang di dalamnya mencakup lahan kering dan lahan basah (lahan sawah dan lahan rawa). Secara agregat, lahan tersebut 76.64 % berupa lahan masam (ber pH rendah) sehingga digolongkan lahan sub optimal (LSO). Dari total lahan masam, seluas 107.3 juta ha berupa lahan kering masam, 33.4 juta ha berupa lahan rawa masam dan 5.7 juta ha berupa lahan basah/sawah.

Dalam arahannya Syafaruddin menegaskan pentingnya upaya maksimal dalam mensukseskan kegiatan dengan memantapkan konsolidasi terkait penyiapan manajemen pengelolaan kegiatan mengacu dari time table yang sudah dirancang sejak awal.

Syafaruddin menghimbau seluruh tim harus melakukan persiapan matang terutama dalam penyiapan benih sesuai kebutuhan lapang dan jadwal pengiriman benih serta proses penanaman hingga pendampingan teknologinya, imbuh Kapus.

Penjadwalan ke lapang harus segera dilakukan dengan melibatkan pejabat struktural, peneliti dan tenaga teknis yang handal agar pelaksanaan di lapang berjalan sesuai target yang ditetapkan.

Sesuai arahan Kepala Badan Litbang Pertanain Dr. Fadjry Djufry, khusus komoditas perkebunan yang akan dikembangkan di lokasi food estate yang memiliki spesifik lokasi terutama komoditas kelapa yang berumur pendek dan cepat berbuah, demikian halnya dengan kopi varietas Liberika sangat memungkinkan untuk dikembangkan di lokasi.

Dari hasil observasi lapang oleh tim Puslitbang Perkebunan, masyarakat menunjukkan atusiasnya atas terealisasinya program tersebut. Untuk itu Kepala Puslitbang Perkebunan dalam rapat konsolidasi ini menegaskan kembali, agar memberikan yang terbaik terhadap pelaksanaan program food estate dengan memaksimalkan berbagai upaya untuk keberhasilanya. (Sae/Tim Web)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *