Puslitbang Perkebunan Aktif Mendukung Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka Faperta Unsoed

Aktifitas Puslitbangbun Highlight

AKTIVITAS PUSLITBANGBUN – Usai menerima kunjungan dari Jajaran Pimpinan Pabrik Gula (PG) Trangkil dalam rangka penjajakan kerja sama dilanjutkan menerima kunjungan dari Direktorat Jenderal Perkebunan Kementan di Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (25/11/2020), Kepala Pusat Ir. Syafaruddin, Ph.D. melanjutkan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan oleh Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman sebagai narasumber. Kegiatan FGD diselenggarakan mengangkat tema “Membangun Kerja Sama yang Berkelanjutan dalam Rangka Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Kegiatan ini sebagai tindaklanjut kerja sama Puslitbang Perkebunan dengan Fakultas Pertanian Unsoed yang telah ditandatangani Juli 2020 dengan ruang lingkup dan tujuan mendukung dan mensukseskan program MBKM. Pada kesempatan yang berbeda, saat sambutan penandatanganan kerja sama Dekan, Fakultas Pertanian Dr. Ir. Anisur Rosyad, MS menyambut dengan baik kerja sama dan berharap segera dilakukan tindaklanjut terhitung tahun 2021.

FGD dalam rangka implementasi kurikulum MBKM Faperta Unsoed, dimana mahasiswa diberikan kesempatan untuk belajar di luar kampus dan untuk mempercepat dan mengefektifkan program perlu membangun kerja sama yang berkelanjutan dan bersinergi dengan berbagai mitra baik swasta (industri) maupun pemerintah, tutur Anisur pada saat sambutan dan pembukaan FGD (26/11/2020).

Kegiatan yang dapat disenergikan antara lain; mitra sebagai dosen praktisi, tempat magang mahasiswa, tempat praktek lapang mahasiswa, tempat penelitian mahasiswa serta tempat berlatih kewirausahaan mahasiswa. Sebagai mitra kerja sama Faperta Unsoed memiliki SDM (dosen sebagai tenaga ahli, laboran, teknisi, mahasiswa) dan laboratorium yang dapat digunakan untuk mendukung pengembangan mitra, Tegas Anisur.

Kepala Puslitbang Perkebunan Ir. Syafaruddin, Ph.D. menyambut dengan baik berbagai upaya kegiatan dalam rangka mendukung program MBKM sebagaimana beliau tegaskan di berbagai arahan dan sambutan pada acara penandatanganan kerja sama dan webinar dengan berbagai Fakultas Pertanian di Indonesia terutama FGD oleh Faperta Unsoed yang dihadiri oleh berbagai mitra dan calon mitra kerja sama dari Balit, Puslit dan Balai Besar di lingkup Balitbangtan.

Sebelum pemaparan, Syafaruddin menegaskan bahwa pada tahun ini Puslitbang Perkebunan telah melakukan kerja sama dengan 10 Fakultas Pertanian dan Fakultas Teknik Pertanian (UPN Veteran DIY, POLBANGTAN, INSTIPER DIY, UNAND, UNSOED, UNS, UNEJ, UNTIDAR dan UNSRAT) serta Pemerintah Daerah, Swasta dan Lembaga Penelitian lainnya. Pada tahun 2021 akan diperluas dengan berbagai perguruan tinggi lainnya untuk memaksimalkan kegiatan penelitian dan pengembangan inovasi teknologi perkebunan.

Tujuan dari kerja sama ini adalah untuk menghasilkan sumber daya manusia yang unggul, menghasilkan karya ilmu pengetahuan dan teknologi perkebunan berbasis kearifan lokal, dan memberdayakan masyarakat perdesaan dan teknologi tepat guna di bidang perkebunan, dalam rangka mendukung kemajuan sektor perkebunan, tegas Syafaruddin.

Dalam pemaparannya, Syafaruddin yang didampingi oleh Kepala Bidang Kerja Sama dan Pendayagunaan Hasil Pelitian dan Kepala Sub Bidang Kerja Sama, menyampaikan tema Kinerja dan Upaya Puslitbang Perkebunan dalam Mendukung MBKM dengan sub bahasan 5 hal terkait program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka, Dukungan Puslitbang Perkebunan, Sarana Prasarana dan Inovasi Teknologi, Teknologi Lingkup Puslitbang Perkebunan dan Pusat Unggulan IPTEK Puslitbang Perkebunan.

Pemaparan tersebut dalam rangka merealisasikan ruang lingkup kerja sama dengan Unsoed, diantaranya penyiapan prasarana pendidikan (Laboratorium dan Kebun Percobaan) untuk kegiatan penelitian dan pengembangan bidang perkebunan; pendampingan dan penerapan hasil inovasi teknologi perkebunan; diseminasi inovasi teknologi perkebunan; pemberdayaan masyarakat di bidang perkebunan; pelatihan dan pembimbingan mahasiswa (magang/internship/PKL, Skripsi, Tesis dan Disertasi dalam rangka pengumpulan data dan informasi tujuan pendidikan); penyelenggaraan bersama temu ilmiah Focus Group Discussion, Lokakarya, Seminar dan Simposium dalam sharing kegiatan penelitian dan pengembangan perkebunan baik tingkat nasional maupun internasional; dan publikasi bersama hasil-hasil penelitian, pemikiran serta best practice teknologi.

Usai FGD Kapus bersama Dekan serta jajaran Fakultas Pertanian meninjau Kebun Percobaan/Laboratorium Lapang Gunung Tugel dan Kedungrandu yang akan dikembangkan terutama komoditas unggulan strategis di masa mendatang di Purwokerto. (Sae-Tim Web).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *