Produksi dan Mutu Temu Lawak di Bawah Tegakan Jati Di Ngawi

Artikel Rempah Berita Perkebunan

INFO PERKEBUNAN – Lahan hutan jati muda dapat digunakan untuk penanaman tanaman temu lawak, mengingat kanopi tanaman jadi muda belum menutupi seluruh permukaan tanah. Untuk mengetahui potensi pengembangan tanaman temu lawak di bawah tegakan jati muda, telah dilakukan penelitian di Desa Sidolayu, Kecamatan Widodaren, Perum Perhutani KPH Ngawi, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, pada ketinggian 65 m dpl dengan jenis tanah grumosol tipe iklim D menurut Oldeman.

Tanaman temu lawak  di bawah tegakan jati umur 8 tahun dapat tumbuh normal ditunjukkan oleh sifat morfologi tanaman yang tidak jauh berbeda dengan deskripsi varietas tanaman temu lawak varietas Cursina 3.

Pertumbuhan yang demikian mungkin disebabkan cahaya matahari yang diloloskan oleh tanaman jati muda dan diterima tanaman temu lawak masih cukup untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman.  Secara alami temu lawak tumbuh dengan baik di lahan-lahan yang agak terlindungi. Penampilan tanaman temu lawak umur 8 bulan di bawah tegakan jati muda cukup baik dengan jumlah anakan rata-rata 4, lebih baik daripada deskripsi, namun untuk karakter lainnya sedikit di bawah deskripsi.

Selengkapnya : perkebunan_infotekVol6-10-14-hal21.pdf

Info terkait : Infotek Perkebunan Vol. 6 No. 10, 2014

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *