Potensi Kemiri Sunan sebagai Sumber Bahan Bakar Nabati

Artikel Kemiri Sunan Berita Perkebunan

INFO PERKEBUNAN – Minyak nabati dari kemiri sunan diperoleh dengan mengekstrak kernelnya. Rendemen minyak di dalam kernel ber-kisar antara 45 – 50%. Varietas Kemiri Sunan 1 memiliki angka asam lemak bebas (ALB) yang relatif tinggi dibanding varietas Kemiri Sunan 2, Kermindo 1, maupun Kermindo 2. Atas dasar itu Kemiri Sunan 1 tidak direkomendasikan untuk dikembangkan sebagai sumber bahan baku BBN.

Minyak kemiri sunan bersifat racun karena mengandung asam α-oleostearat yang kadarnya mencapai 50%. Di samping asam lemak yang beracun tersebut, minyak ini mengandung senyawa trigliserida, seperti asam palmitat, asam oleat, dan asam linoleat yang memiliki potensi besar sebagai bahan baku industri oleokimia dan biopestisida. Hasil samping dari tanaman kemiri sunan adalah kulit buah, bungkil dan grilserol berpotensi sebagai bahan baku pupuk organik, sabun, briket dan biogas.

Berdasarkan karakteristik kimianya, minyak nabati dapat dikonversi menjadi methyl ester (biodiesel) dan biodiesel dari minyak nabati memiliki prospek yang sangat baik untuk bahan bakar masa depan. Hal ini karena biodiesel yang dihasilkan di-samping berasal dari bahan baku yang dapat diperbaharui (re-newable), juga memiliki kelebihan-kelebihan dibanding solar. Di antara kelebihan biodiesel dibanding solar adalah ramah lingkungan karena menghasilkan emisi yang jauh lebih baik (bebas sulfur dan titik kabut rendah).

Selengkapnya Download fulltext : Info Tekbun 12 (1) 2020

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *