Perakitan Teknologi untuk Peningkatan Produksi dan Mutu Hasil Perkebunan Kopi Rakyat

Artikel Kopi Berita Perkebunan

BERITA PERKEBUNAN –Tanaman kopi merupakan komoditas sub sektor perkebunan yang merupakan sumber devisa negara dan penyedia lapangan kerja. Sebagian besar (96%) tanaman kopi diusahakan dalam bentuk perkebunan rakyat dengan tingkat produktivitas rendah (0.5 ton biji kering/ha/tahun). Salah satu penyebab rendahnya produktivitas kopi di Indonesia adalah belum digunakannya bahan tanam unggul yang sesuai dengan agroekosistem tempat tumbuh kopi dan penerapan teknologi budidaya yang tidak standar.

Untuk meningkatkan produktivitas dan mutu hasil kopi rakyat dapat dilakukan dengan cara intensifikasi dan ekstensifikasi. Teknologi pendukung yang tersedia, diantaranya meliputi bahan tanaman, teknik budidaya, dan teknik pasca panen. Pemanfaatan sumberdaya lahan dengan mengintegrasikan antara tanaman kopi dan ternak, pemanfatan limbah tanaman dan ternak serta perbaikan sistem usahatani secara berkesinambungan. Revitalisasi lahan, perbenihan dan perbibitan, infra struktur dan sarana, sumber daya manusia, pembiayaan petani, kelembagaan petani, teknologi dan industri hilir merupakan upaya yang dilakukan untuk perbaikan produktivitas dan mutu hasil kopi di Indonesia. (Rubiyo, Budi Martono, dan Dani/Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar, Balittri)

Sumber : Buku “Penguatan Inovasi Teknologi Mendukung Kemandirian Usahatani Perkebunan Rakyat”.

Info terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *