Inisiasi kerja sama Pemkot Palembang dan Puslitbang Perkebunan

Pemkot Palembang Jajaki Kerja Sama dengan Puslitbangbun untuk Pengembangan Etalase Pertanian

Aktifitas Puslitbangbun Highlight

AKTIVITAS PUSLITBANGBUN – Kerja sama dengan berbagai pihak sangat penting untuk mempercepat terdiseminasinya inovasi dan teknologi hasil penelitian. Hal ini pun diamini oleh Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, Ir. Syafaruddin, Ph.D, saat menyambut kunjungan Kepala Bappeda Litbang serta Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palembang, Kamis (24/06/2021).

“Dengan hadirnya Kepala Bappeda Litbang dan Kepala Distanpang Palembang hari ini, kami berharap bisa lebih cepat mendiseminasikan inovasi-inovasi yang telah dihasilkan Puslitbang Perkebunan,” ungkap Syafaruddin dalam acara yang digelar di Gedung Display Puslitbang Perkebunan tersebut. Lebih lanjut, ia juga mengharapkan adanya tindak lanjut konkrit dari pertemuan ini.

Kepala Bappeda Litbang Kota Palembang, Ir. H. Harrey Hadi, M.S., pun berharap pihaknya bisa bekerja sama dengan Puslitbang Perkebunan untuk menjadikan Palembang sebagai pusat etalase hulu-hilir produk pertanian di Sumatra Selatan. Harapannya, para pengunjung yang ingin melihat produk maupun mempelajari teknologi pertanian bisa mengunjungi Palembang.

Kepala Distanpang Kota Palembang, Ir. H. Sayuti, M.M. menambahkan, di Palembang terdapat sekitar 16 ha lahan yang bisa dijadikan demplot untuk menerapkan inovasi dan teknologi Puslibang Perkebunan, utamanya VUB kopi. Ia pun mengundang Puslitbang Pekebunan untuk meninjau langsung lokasi yang dimaksud agar mendapat gambaran yang lebih jelas.

Syafaruddin menyambut baik ajakan tersebut. Ia mengatakan, Puslitbang Perkebunan siap mendiseminasikan inovasi dan teknologi yang dibutuhkan dalam kerja sama ini. Jika memungkinkan, etalase ini bisa dikembangkan menjadi eduwisata. Ia juga mengusulkan agar tanaman obat menjadi komoditas yang dikerjasamakan selain kopi.

Setelah pertemuan ini, PKS dan MoU diharapkan bisa segera dibuat agar kerja sama bisa berjalan lancar dan memiliki payung hukum. Acara pun ditutup dengan kunjungan ke Taman Eduwisata Obat milik Balittro yang merupakan salah satu balai penelitian di bawah Puslitbang Perkebunan. (Nurul/Tim Web)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *