Olah Kelapa Jadi Sumber Energi Terbarukan, Pengusaha Jepang Jajaki Kolaborasi dengan Balit Palma-Balitbangtan

Aktifitas Puslitbangbun Highlight

AKTIVITAS PERKEBUNAN – Salah satu investor dari Jepang menjajaki peluang pengembangan kelapa untuk dijadikan “jet fuel”, bahan bakar untuk pesawat jet. Pada Senin 23 Desember 2019 bertempat di ruang rapat kelapa Balai Penelitian Tanaman Palma (Balit Palma) Manado, Mr. Gen berdiskusi langsung dengan Kepala Seksi Pelayanan Teknik Ir. Jeanette Kumaunang, M.Sc, Kepala Seksi Jasa Penelitian Engelbert Manaroinsong, SP, M.Si dan Koordinator Program dan Evaluasi Dr. Steivie Karouw. Dengan bangga Mr. Gen memaparkan pemanfaatan biomassa sebagai sumber energi terbarukan yang telah sukses mereka lakukan di Jepang. Minyak kelapa dengan kandungan utamanya asam laurat (C12) dilirik untuk dikembangkan menjadi “jet fuel”. Sesuatu yang sangat menggembirakan karena Balit Palma-Balitbangtan akan digandeng sebagai mitra yang rencananya dilakukan di Provinsi Sulawesi Utara dan Maluku Utara.

Seluruh bagian buah kelapa akan digunakan menjadi sumber energi, demikian dijelaskan Mr. Gen. Beliau tertarik menanam kelapa tipe Genjah di lokasi pengembangan, karena keunggulannya yang lambat bertambah tinggi dan lebih cepat berbuah. Untuk menjamin ketersediaan benih, maka nantinya akan dilakukan perbanyakan benih secara massal dengan teknik kultur jaringan melalui kolaborasi bersama salah satu Universitas terkemuka di Jepang. Selanjutnya untuk penanaman kelapa, Mr. Gen berharap para peneliti Balit Palma akan berperan sebagai pendamping lapangan dengan menerapkan teknologi budidaya yang telah direkomendasikan. Hal yang menarik karena nantinya unit ekstraksi akan dioperasikan oleh petani. Sesuatu yang selama ini belum menjadi bagian pada rantai pemasaran kelapa, karena sampai saat ini petani berperan sebagai penyedia bahan baku. Melalui pola ini, petani dapat menikmati nilai tambah dari proses pengolahan.

Sebagai tindak lanjut, Mr. Gen akan melakukan kunjungan kembali ke Balit Palma untuk mematangkan rencana ini, setelah sebelumnya pada Sabtu (21/12/2019) berdiskusi bersama Kepala Balit Palma Dr. Ismail Maskromo. Terobosan ini menjadi sesuatu yang sangat menjanjikan untuk menjamin ketersediaan energi dunia masa depan seiring menurunnya cadangan energi minyak mineral dari fosil. Salam kelapa, kelapa dari Indonesia untuk dunia.

Sumber: Balai Penelitian Tanaman Palma (Balit Palma)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *