Mengenal Hama Perusak Buah Kelapa Pseudotheraptus wayi

Artikel Kelapa Berita Perkebunan

INFO PERKEBUNAN – Sejak pertengahan 2019, Pseudotheraptus wayi dilaporkan menjadi salah satu hama utama yang menyerang kelapa di Mapanget, Sulawesi Utara. Padahal serangga ini sebelumnya hanya menjadi hama sekunder. Lalu, apa yang mendorong terjadinya ledakan P. wayi?

Novalisa Lumentut, peneliti Balit Palma, mengungkapkan bahwa hal ini disebabkan oleh penggunaan insektisida yang kurang bijaksana. Petani menggunakan insektisida secara terus-menerus dalam membasmi semut yang dianggap mengganggu dalam proses pemanenan.

Akibatnya, populasi semut tergerus. Padahal semut merupakan agen pengendali alami P. wayi. Tidak heran jika populasi P. wayi kemudian meledak.

P. wayi sendiri dapat menyerang buah kelapa baik yang masih muda maupun siap dipanen. Gejalanya terlihat dari sabut buah yang berubah menjadi keras dan menyatu dengan tempurung sehingga sulit dikupas. 

Serangan berat hama ini juga bisa menyebabkan buah muda gugur, abnormal, serta menurun kualitas dan kuantitasnya sehingga terjadi kehilangan hasil sampai 50% dan mempengaruhi penurunan produksi.

Pengendalian P. wayi masih dilakukan dengan insektisida kimia sintetik. Namun, cara ini diyakini memiliki dampak negatif bagi manusia sekaligus lingkungan. Apalagi mengingat ledakan P. wayi awalnya juga disebabkan oleh kurang bijaknya pemakaian pestisida kimiawi.

Cara pengendalian yang lebih efisien dan ramah lingkungan adalah menggunakan musuh alami. Selain semut Anoplolepis custodiens dan Oecophylla longinoda, serangga lain yang bisa menjadi musuh alami P. wayi adalah Ooencyrtus sp. (Nurul/Tim Web)

Ingin tahu lebih lengkap tentang Pseudotheraptus wayi, hama perusak buah kelapa? Baca selengkapnya dalam artikel: Infotekbun-Mengenal Hama Perusak Buah Kelapa P. wayi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *