Komisi IV DPR RI Apresiasi Dan Mendukung Hasil Inovasi Teknologi Badan Litbang Pertanian

Aktifitas Puslitbangbun corona covid-19 Highlight

AKTIVITAS PUSLITBANGBUN – Kunjungan Kerja (Kunker) Komisi IV DPR RI, Sabtu-Minggu 10-11 April 2021 pada Masa Reses Persidangan IV  Tahun Sidang 2020-2021 ke Provinsi Sulawesi Utara diikuti oleh 16 Anggota Komisi IV DPR RI dan dipimpin oleh Bapak Drs. Hasan Aminuddin, M.Si (Wakil Ketua Komisi IV DPR RI).  Tujuan Kunker adalah untuk mengetahui dan meninjau langsung berbagai permasalahan yang dihadapi Mitra Kerja Komisi IV DPR RI di daerah terutama terkait sarana dan prasarana yang tersedia yaitu di Balai Penelitian Tanaman Palma Kab. Minahasa Utara, Peninjauan Gudang Bulog Bitung, Balai Karantina Pertanian Wilayah Kerja Pelabuhan Laut Bitung dan peninjauan Pelabuhan Perikanan Samudra Bitung.

Hadir mendampingi Kunker Pimpinan dan Anggota Komisi IV DPR RI adalah  Kepala Badan Litbang Pertanian (Dr. Fadjry Djufry), Kepala Badan Karantina Pertanian( Ali Jamil, Ph.D) Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Dr. Agus Suherman), Direktur Bisnis Bulog (Febby Novita),  Kapus Litbang Perkebunan (Ir. Syafaruddin, Ph.D), dan jajaran Eselon II Lingkup Kementerian Pertanian dan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kepala Dinas Provinsi Sulawesi Utara serta Kepala UPT lingkup Kementerian Pertanian di wilayah Sulawesi Utara.

Dr. Fadjry Djufry dalam sambutannya di Kebun Kelapa Mapanget Balit Palma menegaskan, bahwa hampir semua jenis kelapa yang ada di Indonesia, ada di Balit Palma. Saat ini Badan Litbang Pertanian melalui Balit Palma sedang mengembangkan dan menyeleksi tanaman kelapa unggul yang memiliki karaktersitik cepat berbuah, lambat tumbuh dan berumur panjang.

Beberapa kelapa unggul nasional koleksi Balit Palma yang telah eksis diantaranya : Genjah Kuning Nias, Genjah Kuning Bali, Genjah Salak, Genjah Raja, Kelapa Hibrida Indonesia (KHINA 1,2 dan 3), Kelapa Dalam Molowahu (Gorontalo), Kelapa Dalam Adonara (NTT), Kelapa Bual ST-1 (Sulteng), Genjah Kopyor Pati, Kelapa Puan Kalianda Lampung, Kelapa Dalam Sri Gemilang asal Indra Giri Hilir Riau, Kelapa Bido Morotai Maluku Utara, dan Genjah Entog Kebumen.

Kepala Badan Litbang Pertanian selanjutnya menyampaikan bahwa kelapa merupakan pohon kehidupan, semua bagian dari tanaman kelapa dapat dimanfaatkan dan memiliki nilai ekonomi tinggi mulai dari akar, pohon, daging, sabut, batok, pelepah dan daun kelapa.  Saat ini yang menjadi masalah utama kelapa nasional adalah tuanya usian tanaman yang tersebar di indonesia, sehingga perlu upaya serius peremajaan, disisi lain ketersediaan benih/bibit kelapa berkualitas sangat terbatas. Untuk itu Fadjry mendorong  Balit Palma untuk mengembangkan dan sedang teknologi kultur jaringan untuk memproduksi masal bibit kelapa, semoga tahun 2022-2023 sudah berhasil.

Hasan Aminuddin, pada kesempatan yang sama menyampaikan apresiasi kepada Badan Litbang Pertanian dan berkomitmen mendukung setiap hasil karya anak bangsa melalui inovasi teknologi khususnya kelapa.

Komisi IV DPR RI memiliki semangat yang sama dalam mendukung Badan Litbang Pertanian, untuk itu hasil-hasil penelitian dan inovasi Badan Litbang Pertanian agar bisa tersebar di seluruh penjuru tanah air dari Sabang sampai Merauke, sehingga generasi muda masa depan Bangsa, bangga akan produk-produk hasil karya Badan Litbang Pertanian dalam upaya meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat. (Tedy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *