Kolaborasi Puslitbangbun dengan Pemkot Bogor Dalam Penataan Lapangan Manunggal dan Kawasan Wisata Ilmiah

Aktifitas Puslitbangbun Berita Perkebunan Highlight

AKTIVITAS PUSLITBANGBUN – Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (Puslitbang Perkebunan), Ir. Syafaruddin, Ph.D melaksanakan koordinasi dengan Walikota Bogor Dr. Bima Arya Sugiarto, S.Hum., M.A terkait Penataan Lapangan Manunggal sebagai pusat sarana olah raga dan ruang hijau bagi masyarakat Bogor yang akan terintegrasi dengan Kawasan Wisata Ilmiah (KWI) Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro) di Kantor Walikota Bogor (13/07/2020).

Syafaruddin menjelaskan secara singkat profil KWI yang merupakan aset Balitbangtan untuk kebun plasma nutfah dan kebun percobaan tanaman rempah dan obat. Luasan KWI sekitar 15 Ha dipenuhi berbagai tanaman, yang bahkan beberapa diantaranya berusia lebih dari 100 tahun.

Bima Arya menyambut baik langkah dan upaya yang telah ditempuh atas permohonan hibah dari Walikota ke Kementan. Beliau menyampaikan tujuan penggunaan lahan tersebut untuk ruang terbuka publik sebagai tempat olah raga, yaitu lapangan bola.

Dalam pertemuan tersebut disepakati beberapa poin penting diantaranya menciptakan ruang hijau lapangan manunggal yang terintegrasi dengan Kawasan Ilmiah (KWI) 1 dan Kawasan Wisata Ilmiah 2 atau yang sering disebut Techno Agro Science Park Cimanggu.

Nantinya ruang hijau terintegrasi ini akan menjadi tempat jogging track bernuansa alami yang cukup Panjang di kota Bogor. Pengunjung dapat berjalan mengawali track dari lapangan manunggal menuju pintu gerbang Kawasan Pertanian Cimanggu dan masuk ke KWI 2 hingga ke samping petak pamer Balittro yang akan dijadikan sebagai sarana agroedukasi pertanian di Kawasan Bogor.

Sebelum pamit, Kapuslitbang Perkebunan memberikan cinderamata berupa produk Inovasi Balitbangtan yang berasal dari Tanaman Eucalyptus sebagai salah upaya pencegahan terhadap penyebaran wabah virus saat ini.

Bima Arya mengapresiasi inovasi tersebut. Beliau mengungkapkan bahwa seharusnya inovasi hasil penelitian Eucalyptus Balitbangtan ini perlu didukung karena sudah diuji di dalam laboratorium.

Semoga kolaborasi Pemkot Bogor dan Puslitbang Perkebunan akan menjadikan Agroeduwisata baru berbasis science yang terjangkau serta nyaman dan tentunya akan sangat bermanfaat bagi masyarakat kota Bogor. (Anjas/Tim KSPHP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *