Kapuslitbangbun Dorong Kebun Percobaan Unsoed sebagai Edu Agro Wisata Modern

Aktifitas Puslitbangbun Highlight

AKTIVITAS PUSLITBANGBUN – Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan Ir. Syafaruddin, Ph.D. hadir sebagai pembicara utama dalam Focus Group Discussion (FGD) yang dilaksanakan oleh Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) dalam rangka implementasi kurikulum Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) dan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar di luar kampus. Selain itu untuk mempercepat serta mengefektifkan program perlu membangun kerja sama yang berkelanjutan dan bersinergi dengan berbagai mitra baik swasta (industri) maupun pemerintah (26/11/2020).

Tujuan dari kerja sama sebagaimana tertuang dalam naskah perjanjian kerja sama adalah untuk menghasilkan sumber daya manusia yang unggul, menghasilkan karya ilmu pengetahuan dan teknologi perkebunan berbasis kearifan lokal, dan memberdayakan masyarakat perdesaan dan teknologi tepat guna di bidang perkebunan, dalam rangka mendukung kemajuan sektor perkebunan.

Pada akhir FGD, Prof. Dr. Ir. Suwarto, MS. yang merupakan Rektor ke-11 sejak Universitas Jenderal Soedirman berdiri pada 23 September 1963 dan berasal dari Fakultas Pertanian Unsoed, memberikan apresiasi atas pelaksanaan FGD dalam upaya memacu realisasi prgram MBKM. Secara khusus Rektor juga menyampaikan selamat dan sukses atas kerja sama Faperta Unsoed dengan Puslitbang Perkebunan yang ditandatangani beberapa waktu lalu secara virtual.

Rektor menegaskan, bahwa dalam upaya merealisasikan program MBKM Unsoed secara institusi harus dilakukan perluasan kerja sama dengan berbagai pihak, terutama dengan Badan Litbang Pertanian khususnya Puslitbang Perkebunan untuk mengoptimalkan kolaborasi riset dan pengembangan kebun percobaan/laboratorium lapang yang dimiliki Faperta Unsoed. Beliau juga berharap kerja sama tersebut dapat segera direalisasikan.

Usai penutupan FGD, Kepala Puslitbang Perkebunan bersama Rektor, Dekan serta jajaran Fakultas Pertanian Unsoed melakukan peninjauan Kebun Percobaan/Laboratorium Lapang di Gunung Tugel dan Kedungrandu. Dalam pernyataannya saat di lapang setelah melihat dan mencermati kondisi tanah, jenis tanaman, agroekositem dan kontur tanah pada kebun percobaan, Kepala Puslitbang Perkebunan menyarankan Kebun Gunung Tugel layak untuk dijadikan Edu Agro Wisata berbasis tanaman kopi robusta, sementara untuk kebun percobaan Kedungrandu cocok untuk tanaman serai wangi.

Rektor Unsoed menyambut baik usulan Kepala Puslitbang Perkebunan. Secara teknis usulan tersebut akan dibawa pada rapat pimpinan tingkat Universitas dan Fakultas Pertanian terutama terkait anggaran, layout kebun, manajemen pengelolaannya dan model kemitraanya. Rektor berharap, kedepannya, kebun percobaan ini sangat memungkinkan untuk dijadikan kebun edu agro wisata, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan kehadiran kebun tersebut, tidak hanya sebagai sarana pendidikan/riset namun sekaligus sebagai tempat rekreasi.

Pada akhir kunjungan, Kepala Puslitbang Perkebunan mendukung penuh keinginan Rektor Unsoed pada upaya pemanfaatan dua kebun tersebut untuk menjadi sarana edu agro wisata dengan mengoptimalkan MoU dan kerja sama yang telah dilakukan. (Sae dan Tim Web)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *