Kapuslitbang Perkebunan Paparkan Capaian dan Rencana Kegiatan Tahun 2020-2021 dalam Rakor Balitbangtan

Aktifitas Puslitbangbun Highlight

Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, Ir. Syafaruddin, Ph.D memaparkan capaian kegiatan tahun 2020 dan rencana kegiatan Puslitbang Perkebunan tahun 2021 bersama Kepala Balai lingkup Puslitbang Perkebunan dalam Rapat Koordinasi Badan Litbang Pertanian, di Hotel Le Eminence, Cianjur, Jawa Barat, Selasa (10/11/2020).

Pada sesi Konsolidasi Manajemen dan Riset Inovatif Kolaboratif Balitbangtan Mendukung Pertanian Maju, Mandiri dan Modern, Kapus menyampaikan bahwa Puslitbang Perkebunan bersama 4 Unit Pelaksana Teknis (UPT)-nya telah melaksanakan beberapa kegiatan utama pada tahun 2020 diantaranya pengembangan kawasan pertanian berbasis inovasi, penelitian dan pengembangan komoditas unggulan perkebunan, diseminasi inovasi teknologi komoditas tanaman perkebunan, penandatanganan kerja sama dengan sejumlah lembaga eksternal Kementerian Pertanian hingga pendampingan program strategis Kementerian Pertanian.

Selain itu, Syafaruddin turut memaparkan rencana kegiatan penelitian dan pengembangan perkebunan tahun 2021, diantaranya perakitan dan pendampingan penerapan teknologi kopi, kelapa dan tanaman toga di Kalimantan Tengah untuk mendukung program Food Estate, perakitan teknologi komoditas perkebunan, produksi benih sumber perkebunan, implementasi pengembangan tanaman kopi, lada perdu, jambu mete, dan integrasi kopi-ternak serta diseminasi inovasi teknologi perkebunan.

Syafaruddin juga menjelaskan, salah satu harapan Puslitbang Perkebunan pada kegiatan rakor ini adalah dapat memadukan dan mengkolaborasikan kegiatan-kegiatan unggulan dari beberapa instansi/unit kerja yang terlibat dari judul penelitian yang dimiliki Puslitbang Perkebunan.

“Tentunya kami berharap kegiatan ini dapat menciptakan kolaborasi dari masing-masing unit kerja lingkup Balitbangtan khususnya Puslitbang Perkebunan untuk menghasilkan suatu produk unggulan yang pada akhirnya mendapat paten atau lisensi, salah satu contohnya yaitu produk eucalyptus yang merupakan hasil riset kolaborasi 3 instansi”, Ujar Syafaruddin.

Rakor Balitbangtan diselenggarakan dalam rangka akselerasi kegiatan 2020 dan menyiapkan percepatan kegiatan 2021. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin-Kamis tanggal 9-12 November 2020, diikuti oleh pejabat struktural unit kerja dan kepala unit pelaksana lingkup Balitbangtan dari seluruh Indonesia .

Dalam pelaksanaannya, panitia menerapkan protokol kesehatan cukup ketat, salah satunya dengan melaksanakan rapid test kepada seluruh peserta rakor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *