Hari Tani Nasional 2020, Puslitbang Perkebunan Meriahkan dengan Inovasi Teknologi Kopi, Lada dan Pala

Aktifitas Puslitbangbun Highlight

Peringatan Hari Tani Nasional Indonesia ke-57 berlangsung meriah dengan banyaknya produk unggulan dari sektor pangan dan perkebunan yang dipamerkan oleh masing-masing Unit Kerja Eselon I lingkup Kementerian Pertanian (Kementan) serta Pihak Swasta yang turut bekerja sama.

Bertempat di Kantor Pusat Kementan Jakarta (24/9), Badan Litbang Pertanian yang diwakili oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (Puslitbang Perkebunan) memamerkan produk unggulan hasil inovasi teknologi dari komoditas kopi, lada dan pala. Beberapa produk tersebut antara lain kopi pakuwon arabika, rabita dan liberoid meranti dari Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri) serta lada putih varietas Chunuk, Petaling 1, Natar 1, LDK dan beberapa varietas lada hitam dan pala lain dari Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro).

Pemilihan produk dalam pameran tersebut didasari pada tema peringatan hari tani tahun ini yaitu “Pertanian Andalan Ekonomi Nasional Pada Masa Covid-19” salah satunya dari komoditas perkebunan Indonesia yang telah di ekspor ke manca negara.

Acara yang diperingati setiap tanggal 24 September ini telah ditetapkan sesuai dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Kepres RI) No. 169 tahun 1963 sebagai bentuk peringatan untuk mengenang sejarah dari kaum petani serta membebaskannya dari penderitaan.

Menteri Pertanian RI, Bapak Dr. Syahrul Yasin Limpo mengatakan, peringatan Hari Tani Nasional merupakan momentum untuk mengkonsolidasi secara emosional Bangsa Indonesia khususnya seluruh jajaran di Kementerian Pertanian, para Gubernur dan kepala daerah di mana pertanian adalah bagian penting dan sangat stategis bagi Negara ini. Menurutnya, kemajuan sebuah daerah, kabupaten, provinsi bahkan kemajuan nasional sangat ditentukan oleh akselerasi pertanian yang mampu dioptimalkan untuk lebih kuat, karena hal ini turut menandai kekuatan suatu Bangsa.

“Indonesia adalah negara agraris dengan sumber daya alam yang melimpah mulai dari pantai, dataran rendah maupun dataran tinggi yang bisa menjadi resource yang bisa dimanfaatkan anak bangsa. Selain itu Pertanian menjadi pilar utama Negara, dimana Negara bisa kuat jika lahir kekuatan ekonomi yang baik dan ekonomi yang baik ditandai dengan pertanian yang maju” ujar Mentan.

Lebih lanjut Syahrul turut mengharapkan dimasa pandemi Covid-19, Indonesia bisa bahu membahu dalam memberikan energi untuk sektor pertanian, memberikan dukungan kepada para petani dan terus meningkatkan produktivitas hasil pertanian baik dari dukungan dari kepala daerah, sektor pembiayaan perbankan hingga industri hulu-hilir.

Dalam acara tersebut Kementan juga turut melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Bukalapak dalam rangka pemanfaatan aplikasi Toko Tani Online dan pengembangan pasar kostratani, hingga program pemberdayaan 500.000 petani dan perempuan Petani Indonesia tentang covid-19 melalui kerjasama dengan PT Bayer Indonesia dan Mercy Corps Indonesia.

Usai membuka acara dan memberikan sambutan, secara simbolis Mentan melakukan panen raya serentak melalui virtual meeting di seluruh Indonesia serta mengunjungi booth pameran yang tersedia. Saat melakukan kunjungan, Mentan sangat tertarik dan mengapresiasi produk unggulan dari hasil inovasi teknologi Puslitbang Perkebunan. (Anjas-Tim)

Selamat Hari Tani Nasional 2020, sejahteralah selalu Petani Kita dan Maju terus Pertanian Indonesia.
#PertanianAndalanBangsa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *