Hari Krida Pertanian, Momen Penting Kebangkitan Pertanian Indonesia

Aktifitas Puslitbangbun Highlight

AKTIVITAS PUSLITBANGBUN – Hari Krida Pertanian diperingati oleh masyarakat pertanian tanggal 21 Juni setiap tahunnya. Dasar pertimbangannya secara astronomis, matahari berada pada garis balik utara (23°50′ LU) sehingga terjadi pergantian iklim yang seirama dengan kebutuhan kegiatan pertanian.

Jumat 25 Juni 2021, Hari Krida Pertanian (HKP) ke-49 diperingati di Gedung Kementerian Pertanian Republik Indonesia dengan mengangkat tema: “Pertanian Maju, Mandiri, Modern, Petani Sejahtera”. Upacara HKP dihadiri langsung oleh para pejabat Eselon I dan secara virtual oleh ASN di Kementerian Pertanian dengan tetap menegakkan protokol kesehatan Covid-19.

HKP saat ini merupakan tahun ke-2 yang dirayakan saat pandemi Covid-19 dan menjadi sangat istimewa, karena pada saat yang bersamaan Indonesia terpilih sebagai anggota Dewan FAO untuk periode 2021-2024 melalui sidang ke-42 Konferensi Food and Agriculture Organization atau Badan Pangan Dunia yang diselenggarakan secara virtual pada 14-18 Juni 2021.

Pada kesempatan itu, Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo mengatakan, “Sektor pertanian Indonesia telah memberikan kontribusi dan mempertahankan pertumbuhan ekonomi yang positif. Saya mengajak seluruh komponen generasi muda, pelaku pertanian agar bergotong-royong dan saling bekerja sama, berupaya sekuat tenaga, bekerja keras memberikan darma baktinya untuk menggerakkan perekonomian nasional.”

Selanjutnya, beliau juga menyampaikan bahwa pertanian menjadi sektor yang tangguh di tengah pandemi Covid-19, dibuktikan dengan peningkatan ekspor di bidang pertanian. HKP menjadi momentum merubah pandangan orang terhadap pertanian, bahwa menjadi petani itu hebat dan keren.

Di tempat terpisah Kepala Puslitbang Perkebunan, Syafaruddin menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan kepada petani yang telah bekerja keras menjaga kebutuhan pangan setiap hari dengan mengolah tanah, memanen, hingga menjual hasilnya untuk kelangsungan hidup manusia. “Petani Indonesia sudah saatnya berbenah menjadi lebih maju, mandiri dan modern, sehingga terlihat hebat dan keren” ujarnya. (Darsono/Tim Web)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *