Gerakan Nasional (GERNAS) Kakao Antara Harapan dan Kenyataan

Artikel Kakao Berita Perkebunan

INFO PERKEBUNAN – Hasil kajian PSEKP menunjukkan bahwa sebagian besar pe-tani kurang memahami program Gernas Kakao, khusunya terkait dengan teknologi SE, sambung samping dan sambung pucuk, sehingga banyak yang gagal dalam peremajaan tersebut. Pemerintah pusat harus mendorong pemerintah daerah untuk memobilisasi tenaga-tenaga penyuluh setempat untuk mening-katkan interaksi dengan petani dalam mengawal dan men-dampingi pelaksanaan Gernas Kakao. Melalui peningkatan in-teraksi diharapkan akan terjadi transfer pengetahuan dari pe-nyuluh lapangan kepada petani.

Mengingat masih rendahnya produktivitas kakao, serta kendala lain dari sisi hulunya (onfarm), maka sisi hilir (onfarm) juga harus dibenahi dahulu, bisa juga secara paralel petani didorong untuk meningkatkan kualitas hasil kakao- nya. Teknologi budidaya dimulai dengan benih (klon) yang bagus, pemeliharaan dijaga, mulai dari penanaman tanaman pelindung, pemangkasan, pemupukan dan pengendalian hama penyakit tanaman. Anggapan petani bahwa melakukan fermentasi tidak memberikan insentif yang signifikan, justru curahan kerjanya lebih besar, hal ini harus diluruskan. Penyuluhan perlu dilakukan agar petani faham tentang fenomena tersebut.

Selengkapnya Download fulltext : Info Tekbun 12 (3) 2020

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *