Delegasi Republic of Fiji Kagum dengan Inovasi Teknologi Balitbangtan, Kementan

Aktifitas Puslitbangbun Highlight

AKTIVITAS PUSLITBANGBUN – Sebagai tindak lanjut dari MoU antara Kementerian Pertanian RI dan Kementerian Pertanian Fiji, yang sudah ditandatangani pada Februari 2017, The first and second secretary dari kedutaan besar Republik Fiji, Mr. Paulisia Tokasaya dan Mr. Hansel Whippy, mengunjungi Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (Puslitbangbun), Balitbangtan, Kementan di Bogor (19/1/18).  Kunjungan tersebut untuk mendapatkan informasi lengkap tentang hasil-hasil penelitian dan pengembangan Perkebunan dan mengidentifikasi peluang-peluang kerjasama penelitian dan pengembangan antara kedua negara untuk dituangkan dalam suatu kontrak kerja.

Dalam sambutannya, Mr. Tokasaya menyampaikan bahwa kerjasama antara kedua negara sudah dilakukan sejak akhir tahun 2017 sebagai tindak lanjut MoU antara kedua Kementerian Pertanian, yakni dengan hadirnya peneliti Puslitbangbun, Balitbangtan Kementan sebagai nara sumber pada training tentang “Innovative Technologies and Strategies for Controlling Rhino Beetle” di Taveuni dan Koronivia Research Center, Fiji, bekerjasama juga dengan Asian and Pacific Coconut Community (APCC).

Kepala Puslitbangbun yang diwakili oleh Kabid KSPHP, Dr. Jelfina C. Alouw, menyambut baik kedatangan tamu dari Fiji dan menyampaikan bahwa Kunjungan delegasi dari Fiji merupakan sarana untuk mendiseminasikan inovasi teknologi yang telah dihasilkan oleh Puslitbangbun, Balitbangtan, Kementan kepada stakeholders baik yang ada di Indonesia maupun di luar negeri sebagaimana visi Puslitbangbun untuk menjadi pusat penelitian dan pengembangan perkebunan berkelas dunia.

Selanjutnya Kabid KSPHP menekankan bahwa Puslitbang Perkebunan terbuka terhadap kerjasama penelitian dan diseminasi dengan instansi lain baik di dalam maupun luar negeri dengan mentaati technology transfer agreement dan peraturan lain yang berlaku di Indonesia.

Profil Puslitbangbun dan model transfer teknologi di Indonesia serta peluang kerjasama penelitian dan pengembangan Perkebunan dipaparkan oleh KaSubbid Kerjasama, Dr. Suci Wulandari. Prof. Dr. Ika Mariska kemudian memaparkan hasil-hasil inovasi teknologi perbanyakan dan perbaikan mutu tanaman yang efisien melalui berbagai teknologi mutakhir seperti kultur jaringan, somatic embryogenesis dan mutasi gen secara fisik maupun kimia yang sudah dihasilkan oleh Balitbangtan. Delegasi dari Kedutaan Fiji kemudian berkunjung ke Unit Pengelola Benih Unggul Pertanian dan disambut oleh Kepala Laboratorium, Dr. Sri Suhesti.

Semoga inovasi teknologi Puslitbang Perkebunan, Balitbangtan Kementan semakin tersebar ke seluruh penjuru negeri bahkan diakui dunia dan memberi manfaat bagi masyarakat, dan semoga sinergi/kerjasama dengan negara-negara lain semakin terjalin dengan baik.

 

Berita terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *