Potensi Bakteri Endofit dalam Meningkatkan Mutu Benih Jahe Putih Besar

INFO PERKEBUNAN – Pengembangan tanaman jahe putih besar (JPB) sering kali terkendala ketersediaan benih bermutu yang tidak kontinu. Hal ini disebabkan oleh penyakit layu bakteri akibat serangan Ralstonia solanacearum. Tak main-main, nilai kerugian akibat layu bakteri ini secara nasional mencapai Rp75 miliar per tahunnya (Sitepu, 1991; Supriadi, 2000). Pestisida nabati atau agens hayati dapat digunakan […]

Continue Reading

Balittro Panen Koleksi Plasma Nutfah Kunyit dan Jahe Putih Besar asal Saparua

BERITA PERKEBUNAN – Pada tahun 2017 Peneliti Pemuliaan Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro), melalui kegiatan penelitian eksplorasi dan koleksi tanaman obat, mendapatkan tambahan tanaman koleksi jahe putih besar dan kunyit yang berasal dari Saparua Ambon. Pada tahun pertama dan kedua dilakukan domestikasi/introduksi di rumah kaca Balittro, Balitbangtan Kementan. Pemanenan dilakukan dengan cara menggarpu […]

Continue Reading

Peran Paclobutrazol dalam Mengingkatkan Produksi Benih Jahe Putih Besar

BERITA PERKEBUNAN – Aplikasi PBZ dengan cara menyiram ke bagian perakaran tanaman JPB, pada saat tanaman berumur empat bulan setelah tanam (BST) dapat meningkatkan produksi rimpang benih sebesar 22% dan jumlah rimpang cabang sebesar 68% serta peningkatan viabilitas benih (daya tumbuh) sebesar 30% dan kecepatan tumbuh sebesar 41%. Penggunaan PBZ perlu dipertimbangkan dalam penyediaan benih […]

Continue Reading

Peningkatan Produksi dan Mutu Rimpang Benih Jahe Putih Besar Melalui Aplikasi Zat Pengatur Tumbuh

PUBLIKASI PERKEBUNAN – Permasalahan utama dalam pengembangan tanaman jahe putih besar (JPB) adalah   terbatasnya ketersediaan rimpang benih bermutu dalam jumlah yang mencukupi, pada waktu diperlukan oleh pengguna. Permasalahan tersebut antara lain disebabkan oleh produksi dan mutu rimpang benih yang masih rendah, serta bobot rimpang benih yang cepat menyusut dan mudah bertunassaat di penyimpanan. Penulisan ini […]

Continue Reading

Aspek Penyimpanan Benih Rimpang Jahe dan Perubahan Mutu Selama Penyimpanan

INFO PERKEBUNAN – Beberapa pendekatan dapat dilakukan untuk mengatasi masalah penyimpanan benih jahe: )1) pengaturan iklim mikro (suhu dan kelembapan ruang simpan). Teknik penyimpanan pada suhu 20-22oC (ruang AC), dengan RH ruangan (65-75%), dapat mempertahankan kadar air ripang tetap tinggi (87%) sampai 4 bulan disimpan. (2) Aplikasi zat pengatur tumbuh (ZPT). Aplikasi Paclobutrazol 400 ppm […]

Continue Reading

Teknik Perbenihan Jahe Sehat Dalam Polibeg Menggunakan Sungkup Plastik

INFO PERKEBUNAN – Di Indonesia, teknik atau cara bercocok tanam dan budi-daya jahe dengan menggunakan plastik yang dinamakan plastik sungkup ini masih jarang ditemukan. Budidaya dengan menggunakan sungkup plastik umumnya dilakukan di lahan bedengan yang lebih dikenal dengan terowongan plastik pada lahan pembibitan atau awal penanaman tanaman. Manfaat pengguna plastik sungkup secara umum (1) menurunkan […]

Continue Reading

Pola Tanam Jahe untuk Meningkatkan Pendapatan Petani

BERITA PERKEBUNAN – Budidaya benih jahe banyak dilakukan secara monokultur, resikonya petani lambat menerima penghasilan karena untuk bibit jahe baru bisa dipanen umur 9 – 10 BST. Untuk meningkatkan produktivitas lahan, pendapatan petani dan agar petani bisa menerima penghasilan sebelum jahe dipanen, disamping untuk mengantisipasi terjadinya gagal panen dan harga yang sangat berfluktuasi. Optimalisasi penggunaan […]

Continue Reading

Karakter Fisik dan Fisiologis Jenis Rimpang serta Korelasinya dengan Viabilitas Benih Jahe Putih Besar

BERITA PERKEBUNAN – Salah satu kendala dalam produksi jahe putih besar (Zigiber officinale Rosc.) adalah tingginya kebutuhan benih yaitu sekitar 2 juta ton per ha. Efisiensi penggunaan benih tanaman telah dilakukan melalui penelitian yang bertujuan untuk menentukan karakter awal rimpang yang berhubungan/berkorelasi dengan viabilitas benih rimpang dan peluang perbanyakan jahe dengan menggunakan satu jenis rimpang. […]

Continue Reading

Pengaruh Iradiasi Sinar Gamma terhadap Pertumbuhan dan Produksi Jahe Putih Kecil

BERITA PERKEBUNAN – Keragaan genetik plasma nutfah jahe rendah, sehingga perlu dilakukan peningkatan keragaman, antara lain dengan iradiasi sinar gamma. Hasil Penelitian menunjukkan aksesi berpengaruh terhadap radiosensitivitas. Aksesi Halina 1 lebih sensitif dibandingkan dengan ZIOF 0048 ditunjukkan dengan nilai LD50 Halina 1 (11,07 Gy) lebih rendah dari LD50 ZIOF oo48 (13,43 Gy).

Continue Reading

Pengaruh Umur Panen Rimpang terhadap Perubahan Fisiologi dan Viabilitas Benih Jahe Putih Besar Selama Penyimpanan

BERITA PERKEBUNAN – Salah satu faktor yang menentukan daya simpan benih jahe putih besar (JPB) adalah mutu. Mutu benih sangat ditentukan oleh tingkat kemasakan rimpang. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh umur panen terhadap perubahan fisiologi dan viabilitas benih selama penyimpanan.

Continue Reading