Bimtek Tanaman Perkebunan Lada dan Kopi di Kabupaten Tanggamus Lampung

Aktifitas Puslitbangbun Highlight

AKTIVITAS PUSLITBANGBUN – Puslitbang Perkebunan bersama Unit Pelaksana Teknis dibawahnya (Balittro dan Balittri) pada hari Jumát, 30 April 2021 melaksanakan kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) tanaman Lada dan kopi di Kabupaten Tanggamus Lampung. Acara diawali dengan sambutan Kapus Litbang Perkebunan (Ir. Syafaruddin, Ph.D), dilanjutkan ucapan selamat datang dan sambutan oleh Wakil Bupati Tanggamus (Hj. Dewi Handajani) serta pembukaan sekaligus arahan Ketua Komisi IV DPR RI (Sudin, SE).

Dalam sambutannya Syafaruddin mengucapkan terima kasih atas kehadiran Ketua DPR RI (Sudin, SE), Bupati Tanggamus, Wakil Bupati Kab. Tanggamus, Ketua DPRD Tanggamus, Kepala Dinas Pertanian Hortikultura dan Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan, dan Kepala Bappelitbangda. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Dinas Pertanian Kabupaten Tanggamus, Puskeswan Pulau Panggung, UPTD Pengawasan Benih, beberapa Kelompok Tani dan KWT Bunda Asri dengan jumlah peserta 125 orang dengan menerapkan protokol Kesehatan.

Disamping Bimtek, Kepala Puslitbang Perkebunan juga menyampaikan program I-CARE, yang akan dilaksanakan di 9 provinsi di seluruh Indonesia, salah satunya di Provinsi Lampung yakni di Kabupaten Tanggamus untuk tanaman kopi dan ternak kambing. Program I-CARE adalah salah satu program Badan Litbang Pertanian Kementan yang pelaksanaannya pada tahun 2022 sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat yang diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus mendiseminasikan inovasi teknologi Badan Litbang Pertanian.

Setelah memperkenalkan seluruh jajarannya termasuk Kepala BPTP Lampung (Dr. Drs. Jekvy Hendra, M. Si), Syafaruddin berharap bimtek tidak hanya sekali ini saja, tetapi bisa dilakukan berulangkali sehingga nantinya masyarakat Tanggamus dapat lebih paham membudidayakan lada dan kopi dari hulu sampai hilir.

Bupati Kabupaten Tanggamus menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi pelaksanaan bimtek tanaman perkebunan lada dan kopi yang dilaksanakan oleh Puslitbang Perkebunan Balitbangtan Kementan dan rencana pelaksanaan program I-CARE. Bupati juga sangat bergembira dan senang karena mendapat perhatian dari Pemerintah Pusat, Ketua DPR RI, Puslitbang Perkebunan Balitbangtan Kementan untuk bersilaturahmi. Beliau berharap peserta bimtek dapat mengikuti dengan sebaik-baiknya, menjadi pelaku pertanian yang memiliki kompetensi, dapat bersaing dan pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan petani.

Masyarakat Kabupaten Tanggamus sebagian besar adalah petani, yang memiliki potensi yang besar di sektor perkebunan. Lahan perkebunan seluas 80,1 htr (41 htr ditanami kopi robusta) dan potensi-potensi lain seperti: peternakan, pertanian dan pariwisata. Bupati berharap di Kabupaten Tanggamus bisa terbangun kawasan percontohan di sektor pertanian yang terinegrasi dari hulu sampai hilir, sehingga Kabupaten Tanggamus bisa maju dan keren, imbuhnya.

Ketua Komisi IV DPR RI Sudin, SE., dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas pelaksanaan bimtek dan pemberian benih kopi dan lada dari Puslitbang Perkebunan. Ini penting karena bimtek dapat meningkatkan kemampuan cara berbudidaya yang baik, ujar Sudin. Beliau sangat prihatin dengan kondisi sekarang karena hasil kopi dan lada di Kabupaten Tanggamus semakin menurun (kurang dari 500kg/ tahun). Adanya pelaksanaan bimtek ini diharapkan para peserta dapat menyimak dengan baik, menanyakan problem/ masalah yang dihadapi, cara meningkatkan produksi kepada narasumber dari Puslitbang Perkebunan, dan setelah mengikuti bimtek ilmunya disampaikan kepada keluarga, tetangga, sahabat tentang cara berkebun lada dan kopi yang baik sehingga produksi lada, kopi dapat tercapai dan kesejahteraan dapat meningkat, harap Sudin.

Selesai acara sambutan dilanjutkan dengan penyerahan benih lada dan kopi dari Balitbangtan kepada kelompok tani yang disampaikan Ketua Komisi IV DPR RI, pemaparan materi bimtek teknologi budidaya tanaman lada yang disampaikan oleh Dr. Gusmaini, peneliti Ekofisiologi Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro) dan Bimtek Budidaya Tanaman Kopi oleh Ir. Handi Supriadi, peneliti Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri). Dalam paparanya Narasumber berharap kepada para peserta bimtek, agar petani dapat menerapkan budidaya lada dan kopi sesui SOP yang baik dan benar, supaya produksi yang dihasilkan bisa optimal. (Sudasono/Tim Web)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *