Bimtek Program Padat Karya Puslitbang Perkebunan Untuk Petani Terdampak Pandemi Covid-19

Aktifitas Puslitbangbun Highlight

AKTIVITAS PUSLITBANGBUN – Demi membantu meringankan beban masyarakat, khususnya petani yang terdampak Covid-19, Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (Puslitbang Perkebunan) mendapatkan mandat untuk menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Padat karya. Para petani tersebut akan mendapatkan pembinaan di bidang pertanian, pengenalan inovasi, dan dikaryakan dalam berbagai kegiatan melalui bimtek ini.

Kesiapan pelaksanaan bimtek padat karya ini, Kepala Puslitbang Perkebunan Ir. Syafaruddin, Ph.D. telah mengadakan pertemuan secara virtual dengan para Kepala Balai Penelitian lingkup Puslitbang Perkebunan (Rabu (3/3/21). Para Kepala Balai menyampaikan kesiapan dan dukungannya untuk melaksanakan Bimtek di masing-masing Balai dan Instalasi Penelitian dan Penelitian Teknologi Pertanian (IP2TP).

Bimtek rencananya di-launching secara resmi pada hari Jumat tanggal 12 Maret 2021 di Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri) yang rencananya dihadiri Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo. Meski demikian, beberapa UPT seperti Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat (Balittas) dan Balittri telah mengadakan bimtek pendahuluan.

Tidak tanggung-tanggung, ada tiga bimtek yang telah dilaksanakan Balittas. Pertama yaitu bimtek “Pembibitan Stevia dan Tebu” yang digelar di lingkungan kantor Balittas tanggal 3 Maret dan dihadiri 60 peserta. Para peserta diajarkan teknik pembibitan stevia dan pembibitan tebu bud chip, serta dilibatkan dalam kegiatan pengawalan aset kantor dan kebun.

Bimtek dengan tema serupa diadakan di IP2TP Karangploso pada hari dan jumlah peserta yang sama, yakni 60 orang. Keesokan harinya, Balittas menggelar bimtek bertajuk “Pemeliharaan Kesuburan Lahan” yang dihadiri 100 peserta di IP2TP Asembagus. Seperti tajuknya, petani diajarkan cara memanfaatkan serasah tebu dan limbah pertanian lain untuk meningkatkan kesuburan lahan.

Sementara itu, Balittri mengadakan bimtek bertajuk “Adopsi Teknologi Tanaman Industri dan Penyegar” pada hari Kamis, 4 Maret, di Kebun Percobaan (KP) Balittri. Selama acara, peneliti Balittri yang berkompeten secara bergantian memberikan pelatihan kepada 50 peserta mengenai teknik budidaya kopi, pengenalan varietas kopi, serta hama dan penyakit tanaman pada kopi.

Balittri berencana menghadirkan 200 peserta Bimtek dan 50 petani penerima bibit kopi Arabika pada launching pada 12 Maret nanti. UK dan UPT lingkup Badan Litbang Pertanian lainnya pun akan menggelar bimtek secara serentak untuk memeriahkan launching resmi, termasuk UPT Puslitbangbun antara lain Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro) di IP2TP Cicurug dan IP2TP Sukamulya, Balittas di IP2TP Muktiharjo, dan (Balai Penelitian Tanaman Palma) Balit Palma di KP Kayu Watu.

Masih ada rangkaian bimtek lainnya yang akan digelar UK/UPT lingkup Puslitbang Perkebunan. Di antaranya termasuk bimtek Puslitbang Perkebunan di lingkungan kantor Cimanggu pada tanggal 8, 10, 15, dan 17 Maret.

Ada pula bimtek dari Balittro yang mengangkat tema tentang pengenalan tanaman rempah dan obat serta teknologi perbenihan mete, pala, dan lain sebagainya. Selain itu, Balittas berencana menggelar bimtek dengan tema pemeliharaan kesuburan lahan, pemeliharaan plasma nutfah, dan budidaya VUB tebu.\

Total ada 2.500 peserta yang akan dilibatkan dalam rangkaian acara ini. Peserta yang hadir berasal dari lingkungan kantor dan IP2TP/KP lingkup Puslitbang Perkebunan dan BPP Mitra Balai. Masing-masing peserta mendapatkan seminar kit berupa kaos, hand sanitizer, masker, benih/bibit, serta uang saku dan uang transport.

Peserta diharapkan dapat memanfaatkan ilmu yang diberikan melalui bimtek ini. Diharapkan pula, mereka termotivasi untuk memanfaatkan sektor perkebunan untuk bertahan di masa pandemi Covid-19. (Tedy, Nurul & Tim Web)

Berita Terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *