Balittro Adakan Bimtek Pemanfaatan Tanaman Rempah dan Obat Skala Industri di IP2TP Laing, Solok

Aktifitas Puslitbangbun Highlight

AKTIVITAS PUSLITBANGBUN – Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro) sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puslitbang perkebunan, Badan Litbang Pertanian, Kementerian Pertanian melaksanakan bimbingan teknis pemanfaatan tanaman rempah dan obat skala industri sederhana bagi masyarakat sekitar kantor IP2TP Laing, Solok (12/4/21). Acara dibuka oleh Kepala Balittro yang diwakili oleh Sub Koordinator Jasa Penelitian Dra. Nur Maslahah, MSi, di dampingi Kepala Sub Tata Usaha Balittro Mulyawan, SE., Kepala IP2TP Laing Solok Unang Mansur, SP., dan Camat Tanjung Harapan Zulkarnain, AP.

Bimbingan Teknis Pemanfaatan Tanaman Rempah dan Obat ini dihadiri 50 orang masyarakat sekitar kantor IP2TP Laing Solok yang berasal dari berbagai profesi diantaranya buruh tani, buruh harian, Ibu rumah tangga, pedagang, dll.

Dalam paparannya, Nur Maslahah mengatakan bahwa pemanfaatan tanaman rempah dan obat salah satunya adalah menyajikan minuman fungsional berbasis herbal, diantaranya kunyit, jahe dll. Minuman fungsional adalah minuman yang memiliki efek positif terhadap kesehatan. Minuman fungsional mengandung unsur-unsur zat gizi atau non zat gizi dan jika dikonsumsi dapat memberikan pengaruh positif terhadap kesehatan tubuh Melalui minuman fungsional dapat dengan mudah diformulasikan serta dapat digunakan dengan cepat oleh tubuh setelah dikonsumsi.

Lebih lanjut Nur Maslahah mengatakan bahwa manfaat tanaman obat adalah sebagai 1) Imunomodulator (daya tahan tubuh) terdapat pada tanaman meniran, temulawak, pegagan, jahe merah dll; 2) Aprodisiak (stamina/obat kuat) terdapat pada tanaman purwoceng, cabe jawa, pasak bumi dll; 3) Degeneratif (penyakit berat) terdapat pada tanaman sambiloto, temulawak mengkudu, pegagan, kunyit, kunyit putih, asitaba dll. Adapun Keunggulan Tanaman Obat diantaranya: 1) Bahan berasal dari alam, mudah diperoleh dan gampang cara mengolahnya; 2) Harga relatif murah bahkan gratis; 3) Dapat meningkatkan daya tahan tubuh (imunomodulator); 4) Penyegar, kebugaran dan kecantikan; 5) Pengobatan dan penyembuh penyakit; 6) Dapat dikonsumsi dalam bentuk segar ataupun kering.

Dalam Bimtek ini juga dilakukan praktek cara pembuatan minuman kesehatan instan secang dan pembuatan balsem cengkeh. Masyarakat sekitar IP2TP Laing Solok yang hadir sangat aktif dan antusias mengikuti rangkaian kegiatan Bimbingan teknis hari ini, serta tetap menerapkan protokol kesehatan, menjaga jarak, dan menggunakan masker.

Harapannya kegiatan Bimtek ini dapat menambah pengetahuan masyarakat sekitar kantor IP2TP Laing Solok dan memotivasi masyarakat untuk selalu semangat walaupun dalam keadaan pandemi covid 19.

Sumber: Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *