Varietas Unggul Lokal Tembakau Magetan

Artikel Tembakau Berita Perkebunan Highlight Varietas Varietas Tembakau

VARIETAS UNGGUL PERKEBUNAN – Sidang pelepasan varietas tembakau lokal Magetan dilaksanakan di Hotel Bumi Wiyata Kota Depok pada tanggal 2 November 2017 bersama-sama dengan pelepasan beberapa komoditas perkebunan lainnya. Tembakau Magetan merupakan tembakau rakyat yang diproses secara rajangan. Tembakau ini sudah berkembang sejak tahun 1910 di wilayah Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan dengan luas areal rata-rata 300 – 750 ha per tahun. Konsumennya cukup banyak, antara lain pedagang pengepul untuk rokok lintingan serta beberapa pabrik rokok sedang dan kecil. Sampai saat ini belum ada kultivar tembakau Magetan yang sudah dilepas.

Tujuan kegiatan adalah untuk memperoleh 1-2 varietas unggul lokal yang lebih baik dibanding kultivar lokal lain yang berkembang di Kabupaten Magetan. Dengan demikian akan berdampak pada berkurangnya penggunaan kultivar ilegal, dan sekaligus dapat dilakukan sertifikasi dan pengawasan peredaran benih tembakau di Kabupaten Magetan, serta dapat meningkatkan produksi dan mutu tembakau lokal Magetan.

Pada tahun 2012 telah dilakukan eksplorasi dan seleksi (pemurnian) terhadap 10 kultivar tembakau Magetan. Tahun 2013 sampai 2016 telah dilakukan uji multilokasi di lima lokasi.

Dari pengujian tersebut terpilih dua kultivar yaitu Rejeb 3 dengan produktivitas rajangan kering 0,35 – 1,13 ton/ha, indeks mutu 49,97 – 74,58, indeks tanaman 21,01 – 90,13, kadar nikotin 2,93 – 5,20% serta moderat terhadap penyait lanas (Phytopthora nicotianae) dan rentan terhadap penyakit layu bakteri (Ralstonia solanacearum) dan Rejeb 4 dengan produktivitas rajangan kering 0,39 – 1,14 ton/ha, indeks mutu 48,63 – 82,40, indeks tanaman 26,03 – 96,18, kadar nikotin 3,00 – 5,28% serta tahan terhadap penyait lanas (Phytopthora nicotianae) dan rentan terhadap penyakit layu bakteri (Ralstonia solanacearum).

Kedua kultivar tersebut setelah melalui sidang, disetujui untuk dilepas sebagai varietas unggul lokal tembakau Magetan dengan nama Rejeb Parang 3 dan Rejeb Parang 4.

Sumber: Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *