Varietas Unggul Kopi Arabika

Varietas Varietas Kopi

VARIETAS UNGGUL PERKEBUNAN – Varietas unggul Kopi Arabika yang sudah dihasilkan yaitu Kopi Arabika Varietas Andungsari 1, Varietas Kopi ArabikaKartika 1, Varietas Kopi Arabika Kartika 2, Varietas Kopi Arabika Abesinia 3, Varietas Kopi Arabika S 795, dan Varietas Kopi Arabika USDA 762. Adapun karakteristik dari masing-masing varietas kopi sebagai berikut :

Kopi Arabika Varietas Andungsari 1

  • Tipe pertumbuhan katai, apabila dibandingkan dengan varietas Kartika, diameter tajuk Andungsari 1 lebih lebar. Dengan sistem pangkasan batang tunggal, diameter tajuk untuk penanaman di ketinggian > 1000 m dpl  + 170 cm. Tinggi tanaman juga lebih tinggi daripada varietas Kartika. Pada saat berbuah pertama, penanaman di ketinggian > 1000 m dpl tinggi tanaman + 121 cm. Percabangan mendatar, tegak lurus batang utama, agak lentur, panjang cabang primer 38,9 cm, panjang ruas produktif 6,2 cm.
  • Daun berbentuk oval agak memanjang, ujung meruncing dengan ukuran daun lebih besar daripada Kartika 1 dzn Kartika 2. Helaian daun agak tipis dan lemas dengan tepi daun bergelombang tegas. Arah duduk daun pada ranting tegak ke atas. Warna daun tua hijau tua gelap, sedangkan daun muda berwarna hijau muda. Ciri – ciri tersebut merupakan kunci pembeda antara varietas Andungsari 1 dengan Kartika.
  • Bunga, jumlah bunga per ruas 7 – 18, jumlah dompolan bunga per cabang 8 – 13. Jumlah ruas produktif per cabang + 11, jumlah buah per ruas 10 – 16 dan berat 100 buah masak merah segar 114 gram. Buah muda berwarna hijau, buah masak berwarna merah hati, buah bebentuk bulat memanjang, diskus kecil tanpa perhiasan buah.
  • Biji berukuran agak kecil, berbentuk oval, berat 100 butir biji kopi pasar 16,4 gram nisbah biji –  buah 14,9, biji normal 80 %, biji gajah 2%, biji bulat 6 %, biji triase 7 % dan biji hampa 5%. Daya hasil (potensi produksi) 3,0 ton untuk populasi 2500 pohon/ha, tetapi produktivitas rata-rata selama 5 tahun menghasilkan 2,5 ton kopi pasar.
  • Citarasa baik
  • Ketahanan terhadap karat daun : agak tahan untuk penanaman di ketinggian > 1000 m dpl dan agak rentan untuk penanaman < 900 m dpl.
  • Ketahanan terhadap nematoda parasit : nematoda Pratylenchus spp. Dan R. Similis : rentan).
  • Ketahanan terhadap kondisi lahan marginal kurang tahan.
  • Daerah adaptasi : dapat ditanam mulai ketinggian tempat > 1000 m dpl, tipe iklim A, B, C atau D (menurut klasifikasi Schmidt & Fergusson).

Varietas Kopi Arabika, Kartika 1

  • Tipe pertumbuhan katai, apabila tanaman dipangkas dengan sistem batang tunggal, tajuk berdiameter 136 cm. Tinggi tanaman saat berbuah ke empat ­+ 197 cm. Percabangan agak lentur, ruas pendek, pembentukan cabang sekunder aktif, jumlah cabang primer produktif 30 cabang, 10 dompol/cabang 12 buah per dompol. Daun tua berwarna hijau tua gelap, daun muda berwarna hijau muda. Daun berbentuk oval, ujung meruncing. Helaian daun tebal dan kaku dengan tepi daun daun bergelombang tegas.
  • Umur ekonomis produktif 10 – 15 tahun. Buah masak serempak berwarna merah hati, pada saat masih muda berwarna hijau. Buah berbentuk membulat, diskus kecil, tanpa perhiasan buah. Biji berukuran agak kecil, berat 100 butir biji kopi pasar 15,8 gram, nisbah biji – buah 15,2 %, biji normal 70,4 %, biji gajah 4,7 %, biji bulat 9,0 %, biji triase 4,1 % dan biji hampa 11,8 %. Dayahasil (potensi produksi) 2,5 ton untuk populasi 2500 pohon/ha.
  • Citarasa baik
  • Ketahanan terhadap karat daun agak tahan (untuk ketinggian > 1000 m dpl) dan rentan (untuk ketinggian < 900 m dpl). Ketahanan terhadap nematoda parasit : (nematoda R. Similis : sangat rentan). Ketahanan terhadap kondisi lahan marginal : kurang tahan. Daerah adaptasi : dapat ditanam mulai ketinggian tempat > 1000 m dpl, tipe iklim A, B, atau C (menurut klasifikasi Schmidt & Ferguson).

Varietas Kopi Arabika, Kartika 2

  • Tipe pertumbuhan katai, apabila tanaman dipangkas dengan sistem batang tunggal, tajuk berdiameter 138 cm. Tinggi tanaman saat berbuah ke empat ­+ 191 cm. Percabangan : ruas pendek, pembentukan cabang sekunder aktif, jumlah cabang primer produktif 29 cabang, 10 dompol/cabang, 11 buah per dompol. Daun tua berwarna hijau tua gelap, daun muda berwarna hijau muda. Daun berbentuk oval agak memanjang, ujung membulat, ukuran daun tidak seragam. Helaian daun tebal dan kaku.
  • Umur ekonomis produktif 10 – 15 tahun. Buah muda berwarna hijau, buah masak berwarna merah hati, saat masak buah relatif serempak. Buah berbentuk membulat tanpa perhiasan buah. Ukuran biji agak kecil, berat 100 butir biji kopi pasar 15 gram, nisbah biji – buah 14 %, biji normal 68 %, biji gajah 5 %, biji bulat 10 %, biji triase 3 % dan biji hampa 13 %. Dayahasil (potensi produksi) 3,0 ton untuk populasi 2500 pohon/ha.
  • Citarasa : baik
  • Ketahanan terhadap karat daun : agak tahan (untuk ketinggian > 1000 m dpl) dan rentan (untuk ketinggian < 900 m dpl). Ketahanan terhadap nematoda parasit : (nematoda R. Similis : sangat rentan). Ketahanan terhadap kondisi lahan marginal : kurang tahan. Daerah adaptasi : dapat ditanam mulai ketinggian tempat > 1000 m dpl, tipe iklim A, B, atau C (menurut klasifikasi Schmidt & Ferguson).

Varietas Kopi Arabika, Abesinia 3

  • Tipe pertumbuhan tinggi melebar, dengan bentuk perdu tegar. Apabila dipangkas dengan sistem batang tunggal diameter tajuk  2 m, tetapi apabila dibiarkan tanpa pemangkasan diameter dapat lebih lebar. Tinggi tanaman saat berbuah pertama 2 m.
  • Percabangan agak mendatar, tegak lurus batang utama, agak lentur, panjang ruas produktif 5 – 8 cm. Bentuk daun oval agak memanjang, ujung meruncing. Helaian daun agak tipis dan lemas dengan tepi daun tanpa gelombang, permukaan daun licin rata. Umur ekonomis produktif 10 – 25 tahun.
  • Jumlah ruas produktif per cabang 10, jumlah buah per ruas 3 – 15, dan 7 – 12 dompol per cabang. Buah muda berwarna hijau berbentuk bersegi, ujung buah tumpul, diskus rata, buah masak kurang serempak berwarna merah cerah. Ukuran biji besar berbentuk memanjang, berat 100 butir biji kopi pasar 19 gram, nisbah biji – buah 18 %, biji normal 77 %, biji gajah 3 %, biji bulat 16 %, biji triase 2 % dan biji hampa 2 %. Dayahasil (potensi produksi) 0,7 – 1 ton untuk populasi 1600 pohon/ha
  • Citarasa : baik
  • Ketahanan terhadap karat daun : rentan. Ketahanan terhadap nematoda parasit : (nematoda R. Similis : agak rentan). Ketahanan terhadap kondisi lahan marginal : kurang tahan. Daerah adaptasi : dapat ditanam mulai ketinggian tempat > 1250 m dpl, tipe iklim A, B, C atau D (menurut klasifikasi Schmidt & Ferguson).

Varietas Kopi Arabika, S 795

  • Tipe pertumbuhan tinggi melebar dengan daun rimbun menutupi batang pokok. Tinggi tanaman saat berbuah pertama 2 m. Cabang primer tumbuh sangat aktif, cabang balik dan cabang cacing tumbuh tidak teratur sangat aktif, panjang ruas 3 – 5 cm.
  • Bentuk daun oval agak memanjang, ujung meruncing dengan ukuran daun lebih besar daripada Kartika 1 dan Kartika 2. Helaian daun agak tipis dan lemas dengan tepi daun bergelombang tegas. Arah duduk daun pada ranting tegak ke atas. Umur ekonomis produktif 10 – 15 tahun.
  • Jumlah bunga per ruas 7 – 18, jumlah dompolan bunga per cabang 8,4 – 12,4. Jumlah ruas produktif per cabang 10,6, jumlah buah per ruas 9,7, dan berat 100 buah masak merah segar 114 gram. Buah muda berwarna hijau, buah masak berwarna merah hati, buah berbentuk bulat memanjang, diskus kecil, tanpa perhiasan buah.
  • Biji : Ukuran biji agak kecil, berat 100 butir biji kopi pasar 16,4 gram, nisbah biji – buah 14,9 %, biji normal 80,2 %, biji gajah 1,2 %, biji bulat 6,3 %, biji triase 7,4 % dan biji hampa 4,9 %. Daya hasil (potensi produksi) 1 – 1,5 ton untuk populasi 1600 – 2000 pohon/ha.
  • Citarasa : cukup baik
  • Ketahanan terhadap karat daun : Tahan (untuk ketinggian > 1000 m dpl) dan agak tahan (untuk ketinggian < 900 m dpl). Ketahanan terhadap nematoda parasit : (nematoda R. Similis : agak rentan). Ketahanan terhadap kondisi lahan marginal : tahan. Daerah adaptasi : dapat ditanam mulai ketinggian tempat > 700 m dpl, tipe iklim A, B, C atau D (menurut klasifikasi Schmidt & Ferguson).

Varietas Kopi Arabika, USDA 762

  • Tipe pertumbuhan tinggi agak melebar dengan percabangan teratur. Tinggi tanaman saat berbuah pertama 2 m. Cabang primer tumbuh mendatar, teratur, agak lentur membentuk huruf S, ruas batang 4 – 9 cm, ruas cabang 4 – 6 cm.
  • Daun tua berwarna hijau tua, helaian agak kaku, daun muda berwarna hijau muda. Bentuk daun oval agak melebar, pangkal daun agak tumpul, ujung meruncing, helaian daun berlekuk tegas. Umur ekonomis produktif 10 – 25 tahun.
  • Buah muda berwarna hijau kusam, buah masak berwarna merah cerah, saat masak buah serempak, buah muda berbentuk bulat meruncing dengan perhiasan buah seperti jenggot panjang, buah masak berbentuk membulat. Biji berbentuk membulat, ukuran biji agak kecil, berat 100 butir biji kopi pasar 16,4 gram, nisbah biji – buah 18,9 %, biji normal 87 %, biji gajah 1 %, biji bulat 9 %, biji triase 1 % dan biji hampa 2 %. Dayahasil (potensi produksi) 0,8 – 1,5 ton untuk populasi 1600 – 2000 pohon/ha.
  • Citarasa : cukup baik
  • Ketahanan terhadap karat daun : agak tahan (untuk ketinggian > 1000 m dpl) dan rentan (untuk ketinggian < 900 m dpl). Ketahanan terhadap nematoda parasit : (nematoda R. Similis : agak rentan). Ketahanan terhadap kondisi lahan marginal : tidak tahan. Daerah adaptasi : dapat ditanam mulai ketinggian tempat > 1000 m dpl, tipe iklim A, B, C atau D (menurut klasifikasi Schmidt & Ferguson).

 

Sumber: Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (BALITTRI

 

2 thoughts on “Varietas Unggul Kopi Arabika

    1. Terima kasih sudah mengunjungi website kami.
      Untuk pertanyaan Saudara, dapat menghubungi Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia
      Jl. PB. Sudirman 90, Jember 68118
      Telp : (62331) 757130, 757132 Fax : (0331) – 757131
      E-Mail : iccri@iccri.net

      Demikian, terima kasih.

      ttd.
      Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *