Varietas Unggul Baru Kopi Liberoid Komposit Meranti: LIM-1 dan LIM-2 Disetujui untuk Dilepas

Artikel Kopi Berita Perkebunan

BERITA PERKEBUNAN – Tanggal 22 Oktober 2015 menjadi momen bersejarah bagi Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balittri) karena telah berhasil melepas dua varietas kopi liberoid Komposit Meranti: LIM-1 dan LIM-2. Dalam sidang pelepasan varietas, Tim Penilai dan Pelepas Varietas (TP2V) Kementerian Pertanian telah menyetujui untuk melepas kedua varietas unggul kopi tersebut masing-masing dengan nama LIM-1 dan LIM-2. Kedua varietas tersebut merupakan hasil penelitian kerjasama Balittri dengan Dinas Kehutanan dan Perkebunan, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau.

Tim peneliti Balittri, Badan Litbang Kementerian Pertanian yang dipimpin oleh Dr. Budi Martono, M.Si., bersama-sama dengan staf Dishutbun dan petani kopi Kabupaten Kepulauan Meranti, telah bekerja keras untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi sifat-sifat unggul kopi liberoid Meranti tersebut selama lebih kurang 3 tahun. Varietas kopi liberoid Meranti memiliki penciri spesifik, baik secara morfologis maupun molekuler, sehingga dapat dibedakan dari varietas yang sudah dilepas sebelumnya, yaitu Libtukom.

Varietas kopi LIM-1 memiliki potensi produksi 1,69 ton biji beras/ha/tahun, sedangkan varietas kopi LIM-2 sebesar 1,98 ton biji beras/ha/tahun. Citarasa kedua varietas kopi tersebut tergolong kategori “excellent” dengan skor ≥ 80 dan berpotensi untuk menghasilkan kopi spesialti (specialty coffee).  Kadar kafein varietas kopi LIM-1 sebesar 1,02% (antara 0,78 – 1,13%)  dan varietas kopi LIM-2 sebesar 1,11%.

Keberadaan varietas unggul kopi liberoid yang terbukti adaptif di lahan gambut tersebut membuka peluang untuk pemanfaatan lahan-lahan marginal yang tersebar luas di berbagai wilayah di Indonesia.

Foto: Buah dan Biji Varietas Unggul Baru dan deskripsi Kopi Lim-1

 

 

Foto: Buah dan Biji Varietas Unggul Baru dan deskripsi Kopi Lim-2

 

Sumber: Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (BALITTRI)

 

Berita terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *