UPSUS: Panen Padi Bersama di Kabupaten Malang, Propinsi Jawa Timur

Highlight Upsus

Upaya Khusus (UPSUS) – Panen padi bersama di Propinsi Jawa Timur (8/1) dilaksanakan di dua desa (Klampok, Kec. Singosari dan Kagrengan, Kec. Karangploso), Kabupaten Malang, pada areal seluas 20 ha dari total hamparan 83 ha menggunakan varietas Ciherang, Cibogo, Pandan wangi, dan Inpari 4).

1. Lahan milik Kelompok Tani Karya Bakti, Desa Klampok, Kec. Singosari dan Kagrengan, Kec. Karangploso) Kabupaten Malang.  Varietas yang ditanam adalah Pandan wangi premium dengan luas hamparan 58 ha sudah mulai panen. Luas yang dipanen sekitar 15 ha.  Produktivitas 5-7 ton/ha. Harga gabah tingkat petani Rp. 5.000-5300/kg GKG.  Penanaman padi dilakukan bertahap sehingga panen bisa dilakukan setiap bulan. Pengendalian hama dilakukan dengan menggunakan tehnik pengendalian hayati yang dikombinasikan dengan penggunaan tanaman atraktan untuk menarik parasitoid dan predator sebagai agens hayati pengendali hama. Pengendalian hama dapat menekan kehilangan hasil panen akibat serangan hama.

2. Lahan milik Kelompok Tani Lohjinawi, Kagrengan, Kec. Karangploso Kabupaten Malang. Luas hamparan sawah 25 ha, dan luas yang dipanen pada hari ini adalah 5 ha. Varietas padi yang ditanam yakni Ciherang, Inpari 4 dan Cibogo dengan produktivitas 6-7 ton/ha. Petani menanam tiga kali setahun (IP 300) dengan Harga gabah tingkat petani Rp. 4.700/kg GBP.  Petani sangat mengharapkan bantuan alsintan karena mereka hanya mengandalkan alat-alat tradisional yang dipandang kurang efisien.

Panen dihadiri oleh Kepala Puslitbang Perkebunan dan tim, Kepala BPTP Jatim, Kepala Balittas Malang, Camat, Pasiter, Koramil, Babinsa, ketua dan anggota kelompok tani.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *