Upaya Meningkatkan Kinerja Publikasi Terbitan Puslitbangbun

Aktifitas Puslitbangbun Highlight

AKTIVITAS PUSLITBANGBUN – Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (Puslitbangbun) Balitbangtan, Kementan, dengan berbagai inovasi teknologi yang telah dihasilkan memiliki kewajiban untuk menyampaikan kepada pengguna baik secara langsung maupun tidak langsung. Salah satu cara yang ditempuh oleh Sub Bidang Pendayagunaan Hasil Penelitian (PHP) adalah dengan meningkatkan jumlah dan kualitas penerbitan terutama melalui media buku (publikasi).

Bertempat di ruang rapat Puslitbangbun, Sub Bidang PHP pada Jumat 24 Januari 2020 melakukan rapat bersama dengan Kelompok Peneliti (Kelti). Adapun agenda dalam rapat ini yaitu evaluasi penelitian penerbitan buku TA 2019 dan persiapan penyusunan buku TA 2020. Rapat dipimpin oleh Ketua Kelti, Dr. I Ketut Ardana, M.Si., dan beberapa peneliti senior Puslitbangbun. Penerbitan buku sebagai sarana diseminasi menjadi sangat penting, terutama terkait teknologi unggul Puslitbangbun, untuk itu perlu direncanakan sematang mungkin sejak awal, ujar Ketut dalam arahannya. Upaya melakukan penyusunan buku perlu mendapat perhatian serius agar tidak menghambat penerbitan, tegas Ketut.

Kepala Sub Bidang PHP, Sudarsono, SE, berharap pertemuan perdana ini merupakan langkah awal untuk memperbaiki manajemen pengelolaan penerbitan buku inovasi teknologi Lingkup Puslitbangbun, sehingga diharapkan kedepannya mampu terbit sesuai dengan jadwal dan kualitas yang diharapkan. Sesuai arahan Kapus, setiap publikasi dan penerbitan harus memiliki estetika, kualitas dan ketepatan terbit, imbuh Sudarsono.

Salah satu kendala yang dihadapai Puslitbangbun dalam hal penerbitan, tidak hanya kekurangan naskah buku, namun juga kekurangan naskah jurnal/perspektif. Untuk itu perlu dilakukan upaya khusus menyikapi hal tersebut, sehingga penerbitan akan tetap konsisten dan memiliki kualitas yang bagus. Karya tulis saat ini tidak hanya menjadi kewajiban bagi peneliti khususnya, namun telah menjadi kebutuhan untuk memenuhi tuntutan angka kredit bagi para Peneliti. Semoga ke depannya proses penerbitan Puslitbangbun berjalan lebih baik. (Sudarsono/24/01/2020)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *