Tumpangsari Kemiri Sunan Dengan Tanaman Semusim

Inovasi Kemiri Inovasi Teknologi

INFO TEKNOLOGI – Kemiri Sunan merupakan tanaman penghasil minyak nabati yang beracun, yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar nabati (BBN) untuk mensubstitusi kebutuhan bahan bakar minyak dari fosil. Tanaman ini dapat hidup dan tetap berproduksi hingga berumur puluhan tahun. Untuk menjamin produktivitas tinggi, dalam agribisnis komoditas tersebut harus menggunakan varietas unggul dan menerapkan teknologi pendukungnya. Saat ini tersedia dua varietas unggul kemiri Sunan yang dilepas pada tahun 2009 yaitu Kemiri Sunan 1 dan Kemiri Sunan 2.

Kemiri Sunan ditanam sebagai hamparan atau sebagai tanaman sela dengan jarak tanam anjuran adalah 7,5 m x 7,5 m. Dengan jarak tanam yang cukup longgar tersebut, maka untuk mengisi kekosongan lahan sebelum tanaman pokok menghasilkan dapat dilakukan tumpangsari dengan tanaman semusim antara lain bunga Matahari, wijen, serai wangi, kedelai dll. Sistem tumpangari tersebut sangat meenguntungkan, karena dapat mencapai RC ratio berturut-turut 1.97 untuk tumpangsari Kemiri Sunan dengan wijen, dan 1.87 untuk tumpangsari Kemiri Sunan dengan Bunga Matahari.

Sumber: Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *