Tindak Lanjut Kerjasama Percepatan Pendayagunaan Teknologi Mendukung Pengembangan Lada di Kabupaten Sumedang

Aktifitas Puslitbangbun Artikel Lada Berita Perkebunan

AKTIVITAS PUSLITBANGBUN – Lada merupakan komoditas yang dikembangkan di Kabupaten Sumedang.  Luas areal lada di Kab. Sumedang yaitu 442 Ha dengan produksi sebesar 164,69 ton pada tahun 2014 (BPS, 2015). Areal lada tersebar pada 21 kecamatan dari 26 kecamatan yang ada di Kabupaten Sumedang. Luas areal lada terbesar di Kecamatan Surian seluas 93 Ha, kecamatan Buahdua seluas 83 Ha, sedangkan pada kecamatan lain berkisar pada 2-29 ha. Produktivitas lada di Kabupaten Sumedang hanya sebesar 511 kg/ha.

Pengembangan lada terus dilakukan secara berkesinambungan untuk terus meningkatkan daya saing, termasuk di daerah non sentra produksi. Salah satu bentuk pengembangan adalah melalui model agroforestry, yang salah satunya diterapkan oleh Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Perhutani Kab.Sumedang yang telah merubah pola penkgelolaan hutan, dari produksi kayu ke hasil hutan bukan kayu (HHBK). Dengan menggandeng Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) dilakukan upaya untuk mengoptimalkan HHBK melalui pengembangan komoditas tanaman ekspor.

Pengembangan lada di Kabupaten Sumedang melibatkan: lembaga penelitian, lembaga penyuluhan, pemerintah daerah, kelompok tani dan Perhutani.  Pengembangan diawali dengan dibukanya pemanfaatan lahan Perhutani oleh kelompok tani. Peran lembaga penelitian masih sangat terbatas. Penyuluhan dilakukan tidak secara spesifik komoditas lada dan masih pada ruang lingkup materi yang terbatas. Selain itu belum tersedia kebijakan dan kelembagaan untuk mendorong penerapan inovasi teknologi lada dari hulu ke hilir.

Dalam rangka percepatan penggunaan teknologi hasil pertanian kepada pengguna, maka Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan bersama Balai Penelitian tanaman Rempah dan Obat (Balittro) mengadakan bimbingan teknis kepada petani pengguna untuk komoditas lada sebagai komoditas strategis berdaya saing ekspor di di desa Wargaluyu, Kecamatan Tanjungmedar, Kabupaten Sumedang (4/5/2017). Kegiatan dihadiri oleh petani lada sebanyak 26 orang, petugas lapang, dinas perkebunan, serta aparat desa.

Bimbingan teknis meliputi pemaparan materi budidaya lada, penanganan OPT tanaman lada, dan kunjungan lapang ke kebun percontohan lada milik petani setempat. Materi budidaya lada dan penanganan OPT disampaikan oleh Dr. Sukamto, M.Agr.Sc dari Balittro. Perwakilan dari pihak Dinas Kabupaten Sumedang diwakili oleh Drs. Dudi Haryadi selaku kasub bagian tanaman perkebunan. Kegiatan dilanjutkan diskusi lapang dan kunjungan ke kebun lokasi milik petani.

Pada kegiatan tersebut juga dilakukan kegiatan penyaluran benih lada varietas unggul Ciinten dari Balittro, Puslitbangbun. Rencananya, benih tersebut akan digunakan sebagai pembangunan kebun induk benih untuk daerah kecamatan Tanjungmedar. Akan tetapi dari pihak Dinas belum menentukan lokasi tepatnya dimana kebun induk akan dibangun apakah berada di kelompok tani setempat atau diatas lahan milik UPTD Kabupaten Sumedang.

Bimbingan teknis ini merupakan tindak lanjut kerjasama percepatan pendayagunaan teknologi mendukung pengembangan lada di Sumedang, berdasarkan nota kesepahaman No. 424/HK.220/I.4.3/04/2015 dan No. 522/704/Dishutbun/2015, tanggal 29 April 2015 antara Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro) dengan Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Sumedang. Kerjasama bertujuan untuk mengoptimalkan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi lembaga penelitian melalui kegiatan diseminasi, kerjasama dan meningkatkan peran serta mitra dalam pendampingan penangkaran benih tanaman lada.(SW)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *