Tiga Provenan Jarak Pagar yang Toleran terhadap Cekaman Kekeringan

Inovasi Jarak Inovasi Teknologi

INFO TEKNOLOGI – Provenan unggul jarak pagar (Jatropha curcas Linn.) yang tersedia saat ini hanya mampu mengekspresikan keunggulan potensi produksi pada kondisi lahan yang optimal. Sementara lahan yang tersedia untuk pengembangan jarak pagar umumnya berupa lahan kering dengan ketersediaan air terbatas. 

Upaya mempertahankan stabilitas produksi jarak pagar di lahan kering dapat dilakukan melalui teknologi penyambungan (grafting), yaitu menggabungkan batang atas (scion) yang memiliki potensi produksi tinggi dengan batang bawah (rootstock) yang mampu beradaptasi pada kondisi ketersediaan air terbatas.

Hasil eksplorasi provenan jarak pagar di Indonesia menunjukkan bahwa beberapa memiliki sifat toleran terhadap kekeringan. Berdasarkan hasil penelitian,  terdapat 3 (tiga) provenan jarak pagar yang toleran terhadap cekaman kekeringan, yaitu Sulawesi 117, IP-3M, dan Jatim 045. Ketiga provenan tersebut dapat dimanfaatkan sebagai sumber batang bawah. Diharapkan ketiga provenan tersebut mampu meningkatkan stabilitas produksi jarak pagar pada kondisi ketersediaan air terbatas.

Demikian dinyatakan oleh Mohammad Cholid, dkk, peneliti Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan dalam artikelnya yang berjudul “Pemilihan Batang Bawah Jarak Pagar (Jatropha curcas Linn.) Toleran terhadap Cekaman Kekeringan”. Artikel tersebut sudah diterbitkan pada Jurnal Littri Vol. 20 No. 1 tahun 2014.

Gambar, Penampilan provenan Sulawesi 117 toleran (A) dan provenan NTT 080 peka (B) terhadap cekaman kekeringan pada KAT 80, 60, dan 40% kapasitas lapang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *