Teknologi Penanganan Aflatoksin pada Biji Pala

Artikel Pala Berita Perkebunan Highlight

BERITA PERKEBUNAN – Penanganan aflatoksin dapat dilakukan dengan memperhatikan teknologi pascapanen yang meliputi pemanenan, pemisahan fuli, pengeringan, kemasan dan penyimpanan. Pemanenan dilakukan saat buah matang fisiologis yang dicirikan dengan warna buah kuning kecoklatan ataupun sudah merekah. Biji pala yang diperoleh diseliputi oleh fuli berwarna merah dan tempurung berwarna coklat kehitaman sampai hitam dan mengkilat.

Parameter yang paling berpengaruh terhadap mutu biji pala yaitu kadar air, hal ini dapat berhubungan dengan proses pengeringan. Selain itu biji pala rusak cukup tinggi akibat panen belum tua.

Biji pala dapat dikeringkan di bawah sinar matahari tetapi diatas para-para sambil ditutup dengan kain hitam. Tidak boleh bersentuhan dengan tanah, karena dapat memicu aflatoksin yang disebabkan oleh jamur, Selain itu biji pala kurang baik jika langsung diterpa oleh sinar matahari pada saat penjemuran.

Pengeringan juga dapat dilakukan menggunakan rak pengering dan sumber panas berasal dari sinar matahari. Suhu efektif pengeringan pala yaitu 45 ⁰C.  Total aflatoksin dan jumlah aflatoksin jenis B1 biji pala yang dihasilkan melalui pengeringan dibawah sinar matahari ditutup dengan kain hitam dan pengeringan menggunakan rak pengering nilainya kecil dan memenuhi kualitas ekspor, sedangkan yang dijemur dibawah sinar matahari langsung mengandung total aflatoksin sebesar 389,97 µg/kg, dan aflatoksin jenis B1 sebesar 302,73 µg/kg.

Kadar air biji pala masih tinggi yaitu diatas 12%. Hal ini dapat disebabkan karena pengeringan belum sempurna, panen sebelum matang fisiologis, pengemasan kurang baik dan kelembaban ruang penyimpanan tinggi.

Biji pala dapat dikemas menggunakan karung yang dilapisi dengan plastik. Pengemasan biji pala menggunakan plastik jenis PP dapat disimpan selama satu tahun pada suhu ruang 25-30⁰C.

Sumber: Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *