Teknologi Juring Ganda dan Juring Tunggal di beberapa Kabupaten di Indonesia

Artikel Tebu Berita Perkebunan

BERITA PERKEBUNAN – Produktivitas tebu dipengaruhi oleh varietas yang digunakan, teknik budidaya yang diterapkan, dan lingkungan selama pertumbuhan tanaman tebu. Potensi varietas akan dapat dioptimalkan bila tebu dipelihara dengan baik mengikuti standar budidaya tebu, pada kondisi lingkungan yang sesuai.

Penerapan sistem tanaman juring ganda dengan PKP (135 + 50) cm di 15 lokasi penelitian, dipadukan dengan teknik budidaya tebu yang baik meliputi penggunaan varietas-varietas unggul yang sesuai lokasi pengembangan. Pemberian bahan organik berupa pupuk kandang sebanyak 3-5 ton/ha, ditambah pupuk an organik berupa pupuk NPK 800 – 1000 kg/ha. Pemeliharaan secara intensif meliputi pengendalian gulma, pembumbunan, dan klenthek. Hal ini dapat meningkatkan produktivitas tebu sebesar 4-38% dibandingkan dengan menggunakan sistem tanam juring tunggul (PKP 135 cm).

Lokasi-lokasi tersebut meliputi kabupaten Gorontalo, Blora, Langkat, Cirebon, Lampung, Majalengka, Lamongan, Pati, Sidoarjo, Ogan Komering Ilir, Pasuruan, Klaten, Bantul, dan Deli Serdang.

Info terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *