Teh Merah (Camellia sinensis) Hasil Eksplorasi di Kabupaten Wonosobo

Artikel Teh Berita Perkebunan

WARTA PERKEBUNAN – Tanaman teh (Camellia sinensis) terdiri atas dua varietas yaitu Camellia sinensis var. sinensis dan Camellia sinensis var. assamica. Kelompok pertama C. sinensis var. sinensis dicirikan tipe semak dengan daun kecil dan tahan terhadap cuaca dingin (banyak ditanam di Cina) yang banyak digunakan untuk bahan baku produksi teh hijau. Sedangkan kelompok varietas kedua C. sinensis var. assamica dicirikan dengan tipe pepohonan yang tinggi dengan tipe daun lebar dan kurang tahan terhadap cuaca dingin (banyak ditanam di indonesia) yag sangat cocok untuk produksi teh hitam.

Eksplorasi adalah kegiatan mencari, mengumpulkan serta meneliti jenis/varietas lokal tertentu (di daerah tertentu) untuk mengamankan dari kepunahannya. Kegiatan eksplorasi sebaiknya dilakukan di daerah sentra produksi, daerah produksi tradisional, daerah terisolir, daerah pertanian lereng-lereng gunung dan pulau-pulau terpencil. Hasil eksplorasi tanaman teh merah mempunyai karakter bentuk daun muda lanset, warna daun kemerahan, tepi daun bergerigi, ujung daun runcing, bentuk pangkal membulat, panjang, lebar daun 6,3 – 9,8 cm dan 2,5 – 3,7 cm, panjang tangkai 0,2 – 0,3 cm, panjang peko 1,5 – 3,0 cm. Daun tua warna kemerahan, panjang, lebar daun 10,3 – 12,5 cm dan 4,0 – 5,5 cm, bentuk lanset, tepi bergerigi, pangkal membulat, dengan permukaan licin mengkilat, ujung meruncing, kandungan katekin 2,98%.(M. Laba Udarno TS, dan Budi Martono/Peneliti Balittri)

Selengkapnya Download Full Text: perkebunan_TehMerah.pdf

Sumber: Warta Puslitbang Perkebunan Vol. 19 No. 1, 2013

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *