Tantangan Riset Katalis Nano dalam Produksi Biodiesel yang Lebih Efisien

Artikel BBN Berita Perkebunan

INFO PERKEBUNAN – Penggunaan katalis nano (heterogen) berdasarkan penelitian untuk berbagai jenis bahan baku biodiesel, dapat mengatasi berbagai masalah yang dihadapi dalam proses konversi yang menggunakan katalis kasar (bulk catalysts), seperti resistensi konversi massa, konsumsi waktu, katalis cepat tidak aktif, dan inefisiensi proses. Hal ini karena katalis nano memiliki permukaan spesifik dan aktivitas katalis yang tinggi, sehingga dalam kondisi operasi tertentu proses konversi lebih optimal.

Penggunaan katalis nano mampu meningkatkan hasil biodiesel menjadi lebih dari 90%, yang meningkat secara berarti daripada menggunakan katalis kasar yang berkisar 85%.  Selain itu waktu proses konversi juga berkurang dari 8 Р10 jam jika menggunakan katalis kasar menjadi maksimum 8 jam. Produksi biodiesel sawit, konversinya diperkirakan masih dapat meningkat hingga lebih dari 95% apabila diketahui jenis dan ukuran katalis nano serta mencari kondisi operasi optimal (suhu, tekanan, waktu proses dan rasio alkohol-minyak).

Dengan meningkatnya konversi minyak sawit menjadi biodiesel dan menurunnya biaya proses, maka  biaya produksi biodiesel di Indonesia akan menjadi lebih murah dan mampu bersaing dengan BBM yang harganya semakin mahal

 

Selengkapnya : klik disini

Info terkait : Infotek Perkebunan Vol. 6 No. 7, 2014

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *