Bimtek Standar Metode Pengamatan Komoditas Tanaman Pemanis, Serat, Tembakau dan Minyak Industri

INFO PERKEBUNAN – Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat (Balittas) sebagai salah UPT Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, Badan Litbang Kementerian Pertanian menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek)”Standar Metode Pengamatan Komoditas Tanaman Pemanis, Serat, Tembakau dan Minyak Industri”. Bimtek dilaksanakan di Aula Jatropha Balittas Malang pada tanggal 11-12 Juni 2019. Peserta Bimtek terdiri dari para Kepala Kebun […]

Continue Reading

Penyeratan Abaca dengan Dekortikator: Kendala dan Harapan

INFO PERKEBUNAN – Serat abaca diambil dari pelepah daun abaca. Panen abaca dilakukan dengan melakukan tebang pilih terhadap tanaman yang telah muncul daun bendera sampai dengan tanaman sebelum muncul bunga. Penyeratan dapat dilakukan secara manual atau dengan menggunakan mesin dekortikator. Penyeratan abaca secara manual dengan dua orang tenaga kerja selama 8 jam dapat menghasilkan sekitar […]

Continue Reading

Balittas Jalin Kerjasama Pendampingan Benih Abaka

AKTIVITAS PERKEBUNAN – Balitbangtan melalui UPT Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat (Balittas) Malang menjalin kerjasama pengembangan komoditas abaka dengan pihak swasta. Kali ini Balittas bekerjasama dengan PT. Retota Sakti dalam Pendampingan Benih Abaka melalui kultur jaringan. Penandatanganan nota kesepahaman dilaksanakan di ruang diskusi Boehmeria, Balittas Malang pada hari Senin (16/10/2017) antara Kepala Balittas Ir. […]

Continue Reading

Kapas Agri Kanesia 20

VARIETAS UNGGUL PERKEBUNAN – Kapas Agri Kanesia 20, potensi produksi 4051.30 kg kapas berbiji per hektar, yaitu lebih tinggi 19.84%, 13.38%, 14.41%, dan 18.77% berturut-turut dibandingkan Kanesia 8, KI 645, Kanesia 10, dan Kanesia 13. Produktivitas pada kondisi unspray adalah 1300.1 – 4051.3 kg kapas berbiji/ha, dan pada kondisi spray mencapai 961.3 – 2872.3 kg kapas […]

Continue Reading

Kapas Agri Kanesia 19

VARIETAS UNGGUL PERKEBUNAN – Kapas Agri Kanesia 19,  potensi produksi 4395.70 kg kapas berbiji per hektar, yaitu lebih tinggi 30.02%, 23.02%, 24.14%, dan 28.87% berturut-turut dibandingkan Kanesia 8, KI 645, Kanesia 10, dan Kanesia 13. Produktivitas pada kondisi unspray adalah 1277.90 – 4395.70 kg kapas berbiji/ha, dan pada kondisi spray mencapai 746.60 – 2614.10 kg […]

Continue Reading

Kapas Agri Kanesia 18

VARIETAS UNGGUL PERKEBUNAN – Kapas Agri Kanesia 18, potensi produksi 3990,80 kg kapas berbiji per hektar, yaitu llebihtinggi 18,05%, 11.68%, 12.07% dan 17.0% berturut-turut dibandingkan Kanesia 8, KI 645, Kanesia 10, dan KanesiaProduktivitas pada kondisi unspray adalah 1369.10 – 3990.80 kg kapas berbiji/ha. Dan pada kondisi spray mencapai 1165.80 – 3056.5 kg kapas berbiji/ha. Kandungan […]

Continue Reading

Kapas Agri Kanesia 17

VARIETAS UNGGUL PERKEBUNAN – Kapas Agri Kanesia 17, potensi produksi 3891.70 kg kapas berbiji per hektar, yaitu lebih tinggi 15.12%, 8.91%, 9.90%, dan 14.09% berturut-turut dibandingkan Kanesia 8, KI 645, Kanesia 10, dan Kanesia 13. Produktivitas pada kondisi unspray adalah 1342– 3891.70 kg kapas berbiji/ha, dan pada kondisi spray mencapai 1060.4-3036.6 kg kapas berbiji/ha. Kandungan […]

Continue Reading

Kapas Agri Kanesia 16

VARIETAS UNGGUL PERKEBUNAN – Kapas Agri Kanesia 16, potensi produksi 3836.30 kg kapas berbiji per hektar, yaitu lebih tinggi 13.48%, 7.36%, 8.34%, dan 12.47% berturut-turut dibandingkan Kanesia 8, KI 645, Kanesia 10, dan Kanesia 13. Produktivitas pada kondisi unspray adalah 1309 – 3836.20 kg kapas berbiji/ha, dan pada kondisi spray mencapai 1007.6-3006.8 kg kapas berbiji/ha. […]

Continue Reading

Mutasi dan Promosi Pejabat Lingkup Puslitbang Perkebunan

AKTIVITAS PERKEBUNAN –Badan Litbang Pertanian melakukan mutasi dan promosi lima pejabat struktural lingkup Puslitbang Perkebunan, berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian No. 1091/Kpts/Kp.330/3/2013 tertanggal 01 Maret 2013. Mutasi dan promosi dilakukan dalam rangka meningkatkan kinerja dan dan mengisi posisi yang kosong karena pensiun, dan melaksanakan tugas belajar. Pelantikan dilakukan oleh Kepala Badan Litbang Pertanian Dr.Ir. Haryono, M.Sc. […]

Continue Reading

Teknik Penjernihan Minyak Biji Kapas Sebagai Minyak Makan

Tanaman kapas lebih dikenal sebagai penghasil serat bahan baku tekstil. Selain serat kapas yang dihasilkan, biji kapas juga dapat menghasilkan minyak, protein, dan lemak. Selain itu di dalam minyak biji kapas terkandung asam lemak jenuh yang rendah (30,26 %) dan asam lemak tidak jenuh yang tinggi (69,74 %), sehingga sangat baik digunakan sebagai minyak makan.

Continue Reading