Tantangan Riset Katalis Nano dalam Produksi Biodiesel yang Lebih Efisien

INFO PERKEBUNAN – Penggunaan katalis nano (heterogen) berdasarkan penelitian untuk berbagai jenis bahan baku biodiesel, dapat mengatasi berbagai masalah yang dihadapi dalam proses konversi yang menggunakan katalis kasar (bulk catalysts), seperti resistensi konversi massa, konsumsi waktu, katalis cepat tidak aktif, dan inefisiensi proses. Hal ini karena katalis nano memiliki permukaan spesifik dan aktivitas katalis yang […]

Continue Reading

Infotek Perkebunan Vol. 6 No. 5, 2014

PUBLIKASI PERKEBUNAN – Pertanian yang ramah lingkungan menjadi dambaan masyarakat tidak terkecuali penggunaan sumber energi. Ketersediaan energi terbarukan yang ramah lingkungan menjadi salah satu prioritas dalam pembangunan pertanian. Kemiri Sunan merupakan salah satu tanaman yang sangat potensial dikembangkan sebagai bahan bakar nabati.

Continue Reading

Produksi Xylotol dari Ampas Tebu Secara Enzimatis

INFO PERKEBUNAN – Tebu merupakan tanaman perkebunan yang diolah menjadi gula. Tebu digiling kemudian diekstrak niranya, hasil samping dari proses giling ini adalah ampas tebu. Rata – rata ampas tebu yang diperoleh dari proses giling adalah 32 %. Selama ini ampas tebu hanya digunakan sebagai bahan bakar boiler.

Continue Reading

Potensi Bakteri Endofit pada Tanaman Sambiloto

BERITA PERKEBUNAN – Bakteri endofit hidup di dalam jaringan tanaman yang sehat dan berperan antara lain di dalam memacu pertumbuhan tanaman dengan menghasilkan senyawa-senyawa zat pengatur tumbuh, seperti IAA, GA3, dan Sitokinin. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi potensi bakteri endofit dalam meningkatkan pertumbuhan, produksi, dan kadar andrografolid pada tanaman sambiloto.

Continue Reading

Produksi Bibit Tebu G3 Asal Kultur Jaringan Varietas Kidang Kencana

INFO TEKNOLOGI PERKEBUNAN – Bibit merupakan faktor penentu dalam budidaya tebu, kecepatan perbanyakan bibit tebu akan memengaruhi kecepatan perluasan penanaman tebu atau program bongkar ratoon. Untuk memperoleh produktivitas dan rendemen tinggi diperlukan bibit yang bermutu, baik mutu genetis maupun mutu fisik. Disamping itu diperlukan jumlah yang banyak dengan waktu yang singkat.

Continue Reading