Teknologi Penanganan Aflatoksin pada Biji Pala

BERITA PERKEBUNAN – Penanganan aflatoksin dapat dilakukan dengan memperhatikan teknologi pascapanen yang meliputi pemanenan, pemisahan fuli, pengeringan, kemasan dan penyimpanan. Pemanenan dilakukan saat buah matang fisiologis yang dicirikan dengan warna buah kuning kecoklatan ataupun sudah merekah. Biji pala yang diperoleh diseliputi oleh fuli berwarna merah dan tempurung berwarna coklat kehitaman sampai hitam dan mengkilat. Parameter […]

Continue Reading

Teknologi penyimpanan biji pala dengan berbagai kemasan dan suhu untuk reduksi aflatoksin

INOVASI TEKNOLOGI PERKEBUNAN – Biji pala yang disimpan dalam jangka waktu lama akan mengalami perubahan dan penurunan kualitas.  Dengan menggunakan kemasan yang baik dan disimpan pada suhu yang sesuai, kualitas biji pala dapat dipertahankan lebih lama. Biji pala dapat disimpan dalam kemasan berupa polietilen, polipropilen atau aluminium foil, pada kisaran suhu ruang penyimpanan 20 0 […]

Continue Reading

Teknologi Pengemasan dan Penyimpanan Entres Kopi Robusta untuk Meningkatkan Viabilitas Benih

INFO TEKNOLOGI PERKEBUNAN – Lokasi sumber benih denan tempat perbanyakan benih menjadi sebuah kendala pada penyediaan bahan tanam kopi robusta terutama dalam bentuk entres. Salah satu faktor pembatas keberhasilan distribusi entres kopi adalah tingkat kesegarannya. Semakin cepat entres mengalami penurunan kesegarannya maka akan semakin cepat entres tersebut kehilangan daya tumbuh.

Continue Reading

Pengaruh Jumlah Ruas dan Panjang Batang terhadap Viabilitas Benih Serai Wangi (Cympobogon nardus L.)

BERITA PERKEBUNAN – Pengembangan   serai   wangi  memerlukan   ketersediaan   benih bermutu. Sampai saat ini, informasi standar mutu benih serai wangi masih terbatas. Hasil  penelitian  menunjukkan viabilitas  benih  serai wangi dipengaruhi oleh jumlah ruas stolon dan panjang batang. Benih dengan dua ruas dan panjang batang 25 cm mempunyai viabilitas lebih baik dibandingkan satu ruas dan panjang 15 […]

Continue Reading

Dehidrasi dan Pembekuan Jaringan Apeks Tebu untuk Penyimpanan Jangka Panjang

BERITA PERKEBUNAN – Tebu (Saccharum officinarum L.) merupakan tanaman yang diperbanyak secara vegetatif. Kriopreservasi merupakan metode yang diperbanyak secara vegetatif. Dehidrasi dan pembekuan jaringan merupakan tahapan paling kritis yang menentukan keberhasilkan kriopreservasi.

Continue Reading

Pengaruh Umur Panen Rimpang terhadap Perubahan Fisiologi dan Viabilitas Benih Jahe Putih Besar Selama Penyimpanan

BERITA PERKEBUNAN – Salah satu faktor yang menentukan daya simpan benih jahe putih besar (JPB) adalah mutu. Mutu benih sangat ditentukan oleh tingkat kemasakan rimpang. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh umur panen terhadap perubahan fisiologi dan viabilitas benih selama penyimpanan.

Continue Reading