Pengendalian Penyakit Layu Kalimantan pada Tanaman Kelapa

BERITA PERKEBUNAN – Salah satu kendala dalam pengembangan tanaman kelapa adalah penyakit layu Kalimantan yang telah menyebabkan kerugian ekonomi bagi petani kelapa. Menurut hasil analisa,gejala penyakit yang disebabkan oleh Mycoplasma Like Organism (MLO) yang disebut Phytoplasma ini adalah produksi mayang dan buah menurun sampai 50% dan berkurangnya jumlah pelepah serta bagian bawah menguning dan lama-kelamaan […]

Continue Reading

Pengendalian Serangga Hama pada Tanaman Tebu

BERITA PERKEBUNAN – Pencapaian produktivitas gula yang tinggi sering mengalami kendala, salah satunya serangga hama. Kerugian yang disebabkan hama dan penyakit cukup tinggi, sekitar 10% penurunan produksi gula. Bahkan kalau terjadi serangan penggerek pucuk pada 5 bulan sebelum tebang dapat menurunkan produksi gula berkisar 52-73%. Ada 43 jenis hama (serangga dan bukan serangga) yang menyerang […]

Continue Reading

Pemanfaatan Predator dalam Pengendalian Helopeltis

BERITA PERKEBUNAN – Pengendalian Helopeltis sp., dengan memanfaatkan predtor menjadi salah satu peluang yang dapat dilakukan untuk mengurangi populasi di lapangan. Banyak predator yang memangsa Helopeltis spp., di antaranya adalah Endochus albomaculatus, Epidaus bicolor, Euagoras plagiatus, Irantha armipes, Panthous bimaculatus, Sphedanolesters signatus, Oxyopes javanus, Mantis sp., dan Rihirbus trochantericus.

Continue Reading

Prospek penggunaan bakteri endofit untuk pengendalian nematoda Pratylenchus brachyurus pada tanaman nilam

BERITA PERKEBUNAN – Pratylenchus brachyurus merupakan nematoda utama pada tanaman nilam yang menyebakan kerugian baik kualitas maupun kuantitas. Pengendalian menggunakan bakteri endofit merupakan suatu teknik pengendalian nematoda P. brachyurus yang ramah lingkungan. Bakteri endofit dapat diisolasi dari semua bagian tanaman terutama bagian akar.

Continue Reading

Teknologi Pengendalian Hama Oryctes Sexava dan Brontispa pada Tanaman Kelapa

BERITA PERKEBUNAN – Hama Oryctes, Sexava, dan Brostispa banyak menimbulkan kerugian pada tanaman kelapa di beberapa daerah di Indonesia. Hama tersebut menyerang tanaman mulai dari pembibitan sampai tanaman dewasa, sehingga dapat menyebakan kerusakan berat dan kematian tanaman kelapa. Hal tersebut dikemukakan Dr. Meldy L.A. Hosang pada acara Seminar Pra Orasi Profesor Riset yang bersangkutan yang […]

Continue Reading

Cara pembuatan sarang semut untuk pengendalian hama kakao Helopeltis

WARTA PERKEBUNAN – Semut hitam (Dolichoderus thoracicus) merupakan serangga predator yang potensial bagi pengendalian hama penghisap buah dan pucuk Helopeltis spp. pada tanaman kakao. Dari beberapa pustaka diketahui kerugian akibat serangan Helopeltis spp. di Indonesia berkisar antara 30 – 60%. Pengamatan pada pertanaman kakao yang tidak ada semut hitam, populasi stadia nympha dan imago Helopeltis […]

Continue Reading

Pengendalian Penyakit Jamur Akar Putih (JAP) pada Pembibitan Karet dengan Trichoderma sp.

INFO PERKEBUNAN – Penyakit  Jamur Akar Putih (JAP) yang disebabkan oleh Rigidoporus lignosus merupakan penyakit utama pada tanaman karet. Patogen ini menyerang tanaman mulai dari persemaian, tanaman belum menghasilkan, tanaman menghasilkan  sampai tanaman yang sudah tua. Kehilangan hasil akibat  JAP mencapai 3 – 5% pada perkebunan besar dan  5 – 15% pada perkebunan rakyat.

Continue Reading

Efektivitas Formula Jamur Beauveria bassiana dalam Pengendalian Penggerek Buah Kapas

INFO TEKNOLOGI – Jamur entomopatogen Beauveria bassiana sangat potensial mengendalikan berbagai serangga hama, namun potensinya terhadap penggerek buah kapas (Helicoverpa armigera) belum banyak diteliti. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efektivitas B. bassiana terhadap H. armigera.

Continue Reading